Amil BMK Simeulue Ikuti Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan oleh BMA
31/07/2024 | Penulis: Wahyu Abadi
bmksimeulue
Baitul Mal Aceh menggelar Pelatihan Jurnalistik Tahun 2024 di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu, (31/7) dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Amil untuk Menaikkan Citra Lembaga Filantropi". Dua orang Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut mengikuti Pelatihan tersebut, antara lain Titan Ardilla, SE selaku Kasubbag Perencanaan dan Publikasi serta Wahyu Abadi, SH, Tenaga Relawan BMK Simeulue.
Kegiatan tersebut diikuti oleh masing-masing dua orang perwakilan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh dan dibuka langsung oleh Keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh, Dr. Abdul Rani. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa kemampuan jurnalistik harus dimiliki oleh amil agar informasi tersampaikan dengan baik.
"Dasar seorang amil dalam menjalankan tugasnya, terutama yang terkait dengan jurnalisme dan humas di Baitul Mal yaitu At-taubah ayat 103 dan Al-Hujurat ayat 6 tadi. Karenanya, seorang amil harus memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni", jelasnya.
Pelatihan tersebut terdiri dari empat sesi dengan empat narasumber. Sesi pertama disampaikan oleh T. Setia Budi, mantan Sekda Aceh yang saat ini sebagai salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Syariah (DPS) Baitul Mal Aceh. Ia memaparkan perihal ilmu komunikasi serta dampaknya yang signifikan terhadap lembaga atau instansi. Pembahasannya menitik beratkan bagaimana suatu informasi disampaikan secara efektif dan efisien sehingga mampu diterima dengan baik oleh khalayak umum.
Sesi kedua diisi oleh Reza Munawir, salah seorang wartawan senior yang telah malang melintang di dunia jurnalisme. Ia mengupas teknik-teknik mengemas sebuah berita yang memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik. Selain itu, Reza juga menerangkan bagaimana proses kreatif pengambilan gambar dan video yang sering diterapkan oleh media massa pada umumnya.
Setelah ishoma, dilanjutkan dengan sesi ketiga yang dipaparkan oleh Muarif Rahmat yang bekerja di Humas Dinas Perhubungan Provinsi Aceh. Arif menjelaskan mengenai manajemen pengelolaan media yang baik di sebuah lembaga agar tertata dengan rapi dan profesional. Ia juga memberikan beberapa contoh media sosial milik lembaga/instansi yang dapat dijadikan sebagai rujukan dalam memproduksi konten-konten di Baitul Mal Kabupaten/Kota kedepannya.
Sementara itu, sesi terakhir diisi oleh Arif Arham, Kabag Pengumpulan Sekretariat Baitul Mal Aceh. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran website pada Baitul Mal dalam melayani masyarakat. Ia memberikan contoh bagaimana fitur-fitur yang ada di website Baitul Mal Aceh berusaha mengakomodir kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai Baitul Mal.
Melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi terwujudnya tata kelola informasi yang baik di Lembaga Baitul Mal se-Aceh.



Berita Lainnya
Bimtek Kelembagaan BMA dan BMK se Aceh Tahun 2025 lahirkan 14 Rekomendasi
Baitul Mal Simeulue Ikuti FGD Penguatan Wakaf Produktif yang Diselenggarakan BWI Simeulue
Baitul Mal Simeulue Ringankan Beban Korban Kebakaran di Amarabu
Hari Jadi Simeulue ke-26, Baitul Mal Simeulue Kembali Salurkan Bantuan kepada 1.185 Mustahik
Delegasi Simeulue Ikuti Aceh Waqf Summit 2025, Komitmen Majukan Gerakan Berwakaf di Daerah
Perkuat Sinergi : Baitul Mal Simeulue Ikuti Kegiatan Program Pembinaan dan Pendampingan Zakat dan Wakaf

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
