WhatsApp Icon
BMK Simeulue Ikuti Rapat Koordinasi Baitul Mal se-Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Zakat, Infak, dan Wakaf

BANDA ACEH – Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Aceh pada 15–16 Juli 2026 di Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi dan koordinasi guna meningkatkan tata kelola zakat, infak, wakaf, serta harta keagamaan lainnya di seluruh Aceh.

Baitul Mal Kabupaten Simeulue diwakili oleh Ketua Dewan Pengawas, Fauzan, S.Ag., M.H., Ketua Badan, Supriadi, Kepala Sekretariat, Taufik Hidayah, S.H serta Staf Sekretariat, Bono Basni, S.IP. Kehadiran perwakilan tersebut merupakan wujud komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat koordinasi dengan Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh.

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., dan diikuti oleh unsur Dewan Pengawas, Ketua Badan, serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh bersama jajaran Baitul Mal Aceh.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber, yakni Prof. Dr. Al Yasa' Abubakar, M.A., Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., Fahmi M. Nasir, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P., dan Muhammad Iqbal, S.E. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kelembagaan Baitul Mal, peningkatan tata kelola zakat dan wakaf, serta pengembangan sistem pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Selain menghadirkan para narasumber, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., beserta Anggota Badan Baitul Mal Aceh, serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P., bersama jajaran sekretariat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, S.E. menegaskan bahwa sinergi antarlembaga Baitul Mal menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., menyampaikan bahwa Rakor merupakan forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Baitul Mal kepada masyarakat.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh 99 peserta, terdiri atas 69 peserta dari Baitul Mal Kabupaten/Kota dan 30 peserta dari Baitul Mal Aceh. Berbagai agenda yang dilaksanakan meliputi penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab mengenai isu-isu strategis pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan penguatan kelembagaan.

Melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap dapat mengimplementasikan berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi yang diperoleh untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga. Penguatan koordinasi dengan Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota lainnya diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simeulue

16/07/2026 | Kontributor: Humas BMK
Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Secara Simbolis

SIMEULUE –Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue, Kamis (9/7/2026). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, SH, MH disaksikan sejumlah SKPK dan berbagai lembaga yang turut berpartisipasi dalam membantu para korban.  Bantuan yang bersumber dari dana zakat tersebut diberikan kepada 6 (enam) Kepala Keluarga yang terdampak langsung serta 12 (dua belas) Kepala keluarga yang turut terdampak.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan lainnya dari sejumlah instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, serta bantuan dari Anggota DPR Aceh. Bantuan tersebut berupa kebutuhan sandang, pangan, serta uang tunai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Simeulue menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran, termasuk Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang turut berkontribusi dalam penyaluran bantuan. Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menyampaikan terima kasih kepada BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan penanganan saat musibah terjadi.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Monas juga memberikan motivasi kepada keluarga korban agar tetap tabah dan bersabar dalam menghadapi cobaan. Menurutnya, setiap musibah merupakan ujian yang harus dihadapi dengan keimanan dan keteguhan hati.

Sebagai langkah antisipasi, Bupati mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan menyediakan alat pemadam kebakaran sederhana di lingkungan masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memperbaiki sendiri instalasi listrik yang sudah rusak atau tidak layak pakai, melainkan segera meminta bantuan petugas yang berwenang guna menghindari risiko kebakaran.

Melalui keterlibatannya dalam kegiatan ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam program pemberdayaan ekonomi dan penyaluran zakat, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengalami musibah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kepedulian dan kesejahteraan umat di Kabupaten Simeulue.

Dalam kegiatan tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue diwakili oleh Kasubbag Program dan Keuangan Rahmad Hidayat, S.Si.T., serta Kasubbag Umum dan Kepegawaian Ainun Mardhiah, S.Si.

09/07/2026 | Kontributor: Humas BMK
Wakil Bupati Buka Kegiatan Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh, 422 Anak Jadi Peserta Tahun Ini

SIMEULUE BARAT – Baitul Mal Kabupaten Simeulue secara resmi memulai pelaksanaan Program Sunat Massal Tahun 2026 yang dibuka oleh Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, di Aula Kantor Camat Simeulue Barat, Kamis (9/7/2026).

Program yang menjadi salah satu agenda pelayanan sosial Baitul Mal Kabupaten Simeulue tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh. Kerja sama ini telah terjalin sejak tahun 2025 dan kembali dilanjutkan pada tahun 2026 sebagai bentuk sinergi dalam menghadirkan layanan kesehatan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Simeulue memberikan apresiasi atas konsistensi Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan sunat massal menjadi bukti bahwa dana zakat dan infak dapat dikelola secara profesional dan diwujudkan dalam bentuk pelayanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang dibangun antara Baitul Mal Kabupaten Simeulue dengan Dompet Dhuafa Aceh. Kerja sama lintas lembaga tersebut dinilai menjadi contoh sinergi yang positif dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Simeulue.

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan sunat massal merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat dan infak yang dihimpun dari masyarakat.

Program tersebut tidak hanya bertujuan membantu keluarga yang membutuhkan dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan sosial dan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, zakat dan infak harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh mustahik melalui berbagai program kemaslahatan yang berkelanjutan.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Taufik Hidayah, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Sunat Massal Tahun 2026 diikuti oleh 422 anak yang berasal dari seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Simeulue. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026, dengan sistem pelayanan yang menjangkau setiap kecamatan sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh akses layanan. Selain sunat gratis, Baitul Mal juga memberikan santunan kepada masing-masing anak.

Sementara itu, Rizki Fauzan Pimpinan Dompet Dhuafa Aceh menjelaskan bahwa Khitan Massal ini menggunakan metode Long Skin Short Mucose (LSSM) atau yang umumnya dikenal dengan istilah sunat laser.

Melalui program ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan zakat dan infak melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dengan berbagai mitra dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Simeulue.

09/07/2026 | Kontributor: Humas BMK
Wakil Bupati Simeulue bersama Baitul Mal dan Sejumlah SKPK lakukan Peninjauan Dampak Kebakaran di Sinabang

SIMEULUE – Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, S.Pd bersama Baitul Mal dan SKPK terkait melakukan peninjauan dampak musibah kebakaran di kawasan Simpang Lima Sinabang pada Rabu (8/7/2026). Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menetapkan status tanggap darurat bencana selama lima hari, terhitung sejak 7 hingga 11 Juli 2026.

Dalam peninjauan di lokasi kejadian, Wakil Bupati Simeulue menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman dan penanganan kebakaran, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat yang bergotong royong membantu para korban.

Selain itu, Wakil Bupati juga memberikan dukungan moril kepada warga terdampak agar tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan. Ia mengajak masyarakat untuk memaknai musibah sebagai ujian yang harus dihadapi dengan keteguhan hati dan semangat untuk bangkit kembali.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik, menggunakan peralatan listrik secara aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi juga menyampaikan bahwa BMK Simeulue akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap warga yang mengalami musibah. Namun, saat ini masih terus dilakukan verifikasi dan validasi data calon mustahik.

Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan dana sosial keagamaan lainnya, khususnya bagi masyarakat yang mengalami musibah.

08/07/2026 | Kontributor: Humas BMK
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Silaturahmi dan Kolaborasi Program bersama Islamic Relief Indonesia

Jakarta – Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Kantor Islamic Relief Indonesia di Jakarta, Senin (6/7/2026). Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan proposal bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) sebagai upaya mendorong kolaborasi program kemanusiaan di Kabupaten Simeulue.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, didampingi Rahmad Hidayat, S.Si.T., Kepala Subbagian Program dan Keuangan, serta Titan Affilla, S.E., Kepala Subbagian Perencanaan dan Publikasi.

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ketua LAZ Islamic Relief Indonesia, Inayatillah, bersama Ketua Dewan Pengawas LAZ Islamic Relief Indonesia, KH. Agus Wahid Rahman.

Dalam pertemuan tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue memaparkan kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan program rehabilitasi rumah tidak layak huni sekaligus menyerahkan proposal bantuan RUTILAHU kepada Islamic Relief Indonesia sebagai bentuk pengajuan kerja sama.

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, mengatakan bahwa kerja sama dengan lembaga filantropi merupakan salah satu strategi untuk memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat.

"Kami berharap proposal yang kami sampaikan dapat menjadi awal dari kolaborasi antara Baitul Mal Kabupaten Simeulue dan Islamic Relief Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak serta meningkatkan kualitas hidup mereka," ujarnya.

Melalui silaturahmi ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap hubungan kemitraan dengan Islamic Relief Indonesia dapat terus terjalin dan berkembang dalam berbagai program kemanusiaan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Simeulue.

06/07/2026 | Kontributor: Humas BMK

Berita Terbaru

BMK Simeulue Ikuti Rapat Koordinasi Baitul Mal se-Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Zakat, Infak, dan Wakaf
BMK Simeulue Ikuti Rapat Koordinasi Baitul Mal se-Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Zakat, Infak, dan Wakaf
BANDA ACEH – Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Aceh pada 15–16 Juli 2026 di Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi dan koordinasi guna meningkatkan tata kelola zakat, infak, wakaf, serta harta keagamaan lainnya di seluruh Aceh. Baitul Mal Kabupaten Simeulue diwakili oleh Ketua Dewan Pengawas, Fauzan, S.Ag., M.H., Ketua Badan, Supriadi, Kepala Sekretariat, Taufik Hidayah, S.H serta Staf Sekretariat, Bono Basni, S.IP. Kehadiran perwakilan tersebut merupakan wujud komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat koordinasi dengan Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh. Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., dan diikuti oleh unsur Dewan Pengawas, Ketua Badan, serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh bersama jajaran Baitul Mal Aceh. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber, yakni Prof. Dr. Al Yasa' Abubakar, M.A., Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., Fahmi M. Nasir, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P., dan Muhammad Iqbal, S.E. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kelembagaan Baitul Mal, peningkatan tata kelola zakat dan wakaf, serta pengembangan sistem pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Selain menghadirkan para narasumber, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., beserta Anggota Badan Baitul Mal Aceh, serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P., bersama jajaran sekretariat. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, S.E. menegaskan bahwa sinergi antarlembaga Baitul Mal menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., menyampaikan bahwa Rakor merupakan forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Baitul Mal kepada masyarakat. Rapat koordinasi ini diikuti oleh 99 peserta, terdiri atas 69 peserta dari Baitul Mal Kabupaten/Kota dan 30 peserta dari Baitul Mal Aceh. Berbagai agenda yang dilaksanakan meliputi penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab mengenai isu-isu strategis pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan penguatan kelembagaan. Melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap dapat mengimplementasikan berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi yang diperoleh untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga. Penguatan koordinasi dengan Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota lainnya diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simeulue
BERITA16/07/2026 | Humas BMK
Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Secara Simbolis
Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Secara Simbolis
SIMEULUE –Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue, Kamis (9/7/2026). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, SH, MH disaksikan sejumlah SKPK dan berbagai lembaga yang turut berpartisipasi dalam membantu para korban. Bantuan yang bersumber dari dana zakat tersebut diberikan kepada 6 (enam) Kepala Keluarga yang terdampak langsung serta 12 (dua belas) Kepala keluarga yang turut terdampak. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan lainnya dari sejumlah instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, serta bantuan dari Anggota DPR Aceh. Bantuan tersebut berupa kebutuhan sandang, pangan, serta uang tunai. Pada kesempatan tersebut, Bupati Simeulue menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran, termasuk Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang turut berkontribusi dalam penyaluran bantuan. Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menyampaikan terima kasih kepada BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan penanganan saat musibah terjadi. Selain menyerahkan bantuan, Bupati Monas juga memberikan motivasi kepada keluarga korban agar tetap tabah dan bersabar dalam menghadapi cobaan. Menurutnya, setiap musibah merupakan ujian yang harus dihadapi dengan keimanan dan keteguhan hati. Sebagai langkah antisipasi, Bupati mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan menyediakan alat pemadam kebakaran sederhana di lingkungan masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memperbaiki sendiri instalasi listrik yang sudah rusak atau tidak layak pakai, melainkan segera meminta bantuan petugas yang berwenang guna menghindari risiko kebakaran. Melalui keterlibatannya dalam kegiatan ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam program pemberdayaan ekonomi dan penyaluran zakat, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengalami musibah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kepedulian dan kesejahteraan umat di Kabupaten Simeulue. Dalam kegiatan tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue diwakili oleh Kasubbag Program dan Keuangan Rahmad Hidayat, S.Si.T., serta Kasubbag Umum dan Kepegawaian Ainun Mardhiah, S.Si.
BERITA09/07/2026 | Humas BMK
Wakil Bupati Buka Kegiatan Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh, 422 Anak Jadi Peserta Tahun Ini
Wakil Bupati Buka Kegiatan Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh, 422 Anak Jadi Peserta Tahun Ini
SIMEULUE BARAT – Baitul Mal Kabupaten Simeulue secara resmi memulai pelaksanaan Program Sunat Massal Tahun 2026 yang dibuka oleh Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, di Aula Kantor Camat Simeulue Barat, Kamis (9/7/2026). Program yang menjadi salah satu agenda pelayanan sosial Baitul Mal Kabupaten Simeulue tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh. Kerja sama ini telah terjalin sejak tahun 2025 dan kembali dilanjutkan pada tahun 2026 sebagai bentuk sinergi dalam menghadirkan layanan kesehatan sekaligus meringankan beban masyarakat. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Simeulue memberikan apresiasi atas konsistensi Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan sunat massal menjadi bukti bahwa dana zakat dan infak dapat dikelola secara profesional dan diwujudkan dalam bentuk pelayanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang dibangun antara Baitul Mal Kabupaten Simeulue dengan Dompet Dhuafa Aceh. Kerja sama lintas lembaga tersebut dinilai menjadi contoh sinergi yang positif dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Simeulue. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan sunat massal merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat dan infak yang dihimpun dari masyarakat. Program tersebut tidak hanya bertujuan membantu keluarga yang membutuhkan dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan sosial dan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, zakat dan infak harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh mustahik melalui berbagai program kemaslahatan yang berkelanjutan. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Taufik Hidayah, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Sunat Massal Tahun 2026 diikuti oleh 422 anak yang berasal dari seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Simeulue. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026, dengan sistem pelayanan yang menjangkau setiap kecamatan sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh akses layanan. Selain sunat gratis, Baitul Mal juga memberikan santunan kepada masing-masing anak. Sementara itu, Rizki Fauzan Pimpinan Dompet Dhuafa Aceh menjelaskan bahwa Khitan Massal ini menggunakan metode Long Skin Short Mucose (LSSM) atau yang umumnya dikenal dengan istilah sunat laser. Melalui program ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan zakat dan infak melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dengan berbagai mitra dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Simeulue.
BERITA09/07/2026 | Humas BMK
Wakil Bupati Simeulue bersama Baitul Mal dan Sejumlah SKPK lakukan Peninjauan Dampak Kebakaran di Sinabang
Wakil Bupati Simeulue bersama Baitul Mal dan Sejumlah SKPK lakukan Peninjauan Dampak Kebakaran di Sinabang
SIMEULUE – Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, S.Pd bersama Baitul Mal dan SKPK terkait melakukan peninjauan dampak musibah kebakaran di kawasan Simpang Lima Sinabang pada Rabu (8/7/2026). Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menetapkan status tanggap darurat bencana selama lima hari, terhitung sejak 7 hingga 11 Juli 2026. Dalam peninjauan di lokasi kejadian, Wakil Bupati Simeulue menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman dan penanganan kebakaran, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat yang bergotong royong membantu para korban. Selain itu, Wakil Bupati juga memberikan dukungan moril kepada warga terdampak agar tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan. Ia mengajak masyarakat untuk memaknai musibah sebagai ujian yang harus dihadapi dengan keteguhan hati dan semangat untuk bangkit kembali. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik, menggunakan peralatan listrik secara aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi juga menyampaikan bahwa BMK Simeulue akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap warga yang mengalami musibah. Namun, saat ini masih terus dilakukan verifikasi dan validasi data calon mustahik. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan dana sosial keagamaan lainnya, khususnya bagi masyarakat yang mengalami musibah.
BERITA08/07/2026 | Humas BMK
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Silaturahmi dan Kolaborasi Program bersama Islamic Relief Indonesia
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Silaturahmi dan Kolaborasi Program bersama Islamic Relief Indonesia
Jakarta – Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Kantor Islamic Relief Indonesia di Jakarta, Senin (6/7/2026). Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan proposal bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) sebagai upaya mendorong kolaborasi program kemanusiaan di Kabupaten Simeulue. Rombongan dipimpin oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, didampingi Rahmad Hidayat, S.Si.T., Kepala Subbagian Program dan Keuangan, serta Titan Affilla, S.E., Kepala Subbagian Perencanaan dan Publikasi. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ketua LAZ Islamic Relief Indonesia, Inayatillah, bersama Ketua Dewan Pengawas LAZ Islamic Relief Indonesia, KH. Agus Wahid Rahman. Dalam pertemuan tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue memaparkan kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan program rehabilitasi rumah tidak layak huni sekaligus menyerahkan proposal bantuan RUTILAHU kepada Islamic Relief Indonesia sebagai bentuk pengajuan kerja sama. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, mengatakan bahwa kerja sama dengan lembaga filantropi merupakan salah satu strategi untuk memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat. "Kami berharap proposal yang kami sampaikan dapat menjadi awal dari kolaborasi antara Baitul Mal Kabupaten Simeulue dan Islamic Relief Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak serta meningkatkan kualitas hidup mereka," ujarnya. Melalui silaturahmi ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap hubungan kemitraan dengan Islamic Relief Indonesia dapat terus terjalin dan berkembang dalam berbagai program kemanusiaan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Simeulue.
BERITA06/07/2026 | Humas BMK
Sambangi Kementerian PKP, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Silaturahmi sekaligus Serahkan Proposal RLHB
Sambangi Kementerian PKP, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Silaturahmi sekaligus Serahkan Proposal RLHB
Jakarta – Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan silaturahmi dan audiensi ke Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jum,at (3/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, rombongan juga menyerahkan proposal Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) Kabupaten Simeulue Tahun 2026. Audiensi dipimpin oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, bersama Kasubbag Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T., Kasubbag Perencanaan dan Publikasi Titan Affilla, S.E., Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Ainun Mardhiah, S.Si, serta Juliani, S.H selaku Staf Sekretariat BMK Simeulue. Dalam pertemuan tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue memaparkan kondisi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Simeulue sekaligus menyampaikan proposal RLHB Tahun 2026 sebagai bentuk usulan dukungan program. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperluas akses masyarakat terhadap program bantuan perumahan. "Kami berharap proposal yang disampaikan dapat menjadi perhatian dan membuka peluang kolaborasi dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat Simeulue. Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya. Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap komunikasi yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang berkelanjutan sehingga berbagai program pembangunan perumahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Simeulue.
BERITA03/07/2026 | Humas BMK
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Hadiri Rapat Pembahasan Bantuan Sosial Anak Yatim dan Piatu
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Hadiri Rapat Pembahasan Bantuan Sosial Anak Yatim dan Piatu
Simeulue – Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut menghadiri rapat pembahasan penetapan besaran dan mekanisme penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim dan piatu yang dilaksanakan di Ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue, Kamis (2/7/2026). Dalam pertemuan tersebut perwakilan BMK Simeulue dihadiri oleh Kepala Sekretariat, Taufik Hidayah, S.H., dan Staf Sekretariat BMK, Sawaldin, S.H. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue, Novikar Setiadi, yang mewakili Pimpinan Daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Simeulue, Sarman Jayadi, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah terkait. Dalam arahannya, Novikar Setiadi menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat ketetapan resmi mengenai besaran bantuan maupun mekanisme penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim dan piatu. Oleh karena itu, diperlukan pembahasan bersama untuk menghasilkan kebijakan yang tepat, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan dana umat dan pelayanan sosial keagamaan, Baitul Mal Kabupaten Simeulue memberikan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Simeulue dalam merumuskan kebijakan bantuan sosial yang berpihak kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan piatu. Melalui forum tersebut, peserta rapat membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan kriteria penerima manfaat, besaran bantuan, mekanisme penyaluran, serta langkah-langkah yang diperlukan agar program bantuan sosial dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyampaikan bahwa Baitul Mal siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan perlindungan sosial. Rapat ini diharapkan menghasilkan kesepahaman bersama mengenai pola penyaluran bantuan sosial anak yatim dan piatu sehingga program yang akan dijalankan dapat memberikan manfaat yang optimal serta menjangkau seluruh penerima yang berhak di Kabupaten Simeulue.
BERITA02/07/2026 | Humas BMK
Silaturahmi ke BAZNAS RI, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Serahkan Proposal RLHB Tahun 2026
Silaturahmi ke BAZNAS RI, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Serahkan Proposal RLHB Tahun 2026
Jakarta – Baitul Mal Kabupaten Simeulue (BMK) melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Kantor BAZNAS RI, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan proposal Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) Kabupaten Simeulue Tahun 2026 sebagai bentuk usulan dukungan program bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Simeulue. Rombongan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dipimpin oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, didampingi Rahmad Hidayat, S.Si.T., Kepala Subbagian Program dan Keuangan, serta Titan Affilla, S.E., Kepala Subbagian Perencanaan dan Publikasi. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan Baitul Mal Kabupaten Simeulue sekaligus menyerahkan proposal RLHB Tahun 2026 kepada BAZNAS RI. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Simeulue. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, mengatakan bahwa silaturahmi ini merupakan upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang sinergi program dengan BAZNAS RI. "Kami berharap proposal mustahik yang kami sampaikan dapat diakomodir oleh BAZNAS RI sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Melalui kegiatan ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap komunikasi dan kerja sama dengan BAZNAS RI semakin erat sehingga dapat menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Simeulue.
BERITA02/07/2026 | Humas BMK
Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue Ikuti Pelatihan Amil Berbasis Kompetensi Skema 3
Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue Ikuti Pelatihan Amil Berbasis Kompetensi Skema 3
Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang pengelolaan zakat, dua orang amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue (BMK) mengikuti Pelatihan Amil Berbasis Kompetensi (PABK) Skema 3 Bidang Pengelolaan Zakat yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di BAZNAS Institute pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Dua peserta yang mewakili Baitul Mal Kabupaten Simeulue tersebut adalah Ainun Mardhiah, S.Si, selaku Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Baitul Mal Kabupaten Simeulue, serta Juliani, S.H., Staf Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Skema Kualifikasi Level 3 Bidang Pengelolaan Zakat ini diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dari sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan mencetak amil zakat yang memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga mampu mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selama empat hari pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat, mulai dari penyusunan program, penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, pengelolaan kelembagaan, penyusunan laporan pertanggungjawaban, hingga teknik komunikasi dan presentasi. Selain materi teori, peserta juga mengikuti berbagai praktik sebagai bagian dari penguatan kompetensi di bidang pengelolaan zakat. Pada hari terakhir pelatihan, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Asesmen tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kompetensi amil berdasarkan standar nasional yang berlaku. Keikutsertaan amil BMK dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Amil Berbasis Kompetensi Skema 3 ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap para amil dapat mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik, serta mendukung optimalisasi pengelolaan zakat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simeulue.
BERITA02/07/2026 | Humas BMK
Baitul Mal Simeulue lakukan Penandatanganan MoA dengan Empat Perguruan Tinggi negeri untuk Program Beasiswa SKSS
Baitul Mal Simeulue lakukan Penandatanganan MoA dengan Empat Perguruan Tinggi negeri untuk Program Beasiswa SKSS
Simeulue – Baitul Mal Kabupaten Simeulue resmi menjalin kerja sama dengan empat perguruan tinggi di Aceh melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Simeulue, khususnya dari keluarga kurang mampu. Rangkaian penandatanganan MoA dilaksanakan pada 22–26 Juni 2026. Empat perguruan tinggi yang menjadi mitra dalam program tersebut yakni Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Penandatanganan pertama berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, di Universitas Teuku Umar, Meulaboh. MoA ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd, M.Pd bersama Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi. Dalam pertemuan tersebut, pihak universitas menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam menghadirkan Program SKSS dan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung pelaksanaannya. Selanjutnya, pada Selasa, 23 Juni 2026, penandatanganan MoA dilakukan di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Khairuddin Hasan, M.Pd bersama Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi disaksikan Ketua STAIN TDM, Prof. Dr. H. Syamsuar, M.Pd. Pihak kampus menyampaikan kesiapannya memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa penerima beasiswa asal Kabupaten Simeulue. Kerja sama juga diperluas dengan UIN Ar-Raniry Banda Aceh melalui penandatanganan MoA pada Kamis, 25 Juni 2026. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Mursyid, S.Ag., M.H.I. bersama Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag menyatakan dukungan penuh terhadap Program SKSS sebagai upaya nyata meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Simeulue. Ia meyakini bahwa pendidikan merupakan kunci untuk memajukan daerah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoA bersama Universitas Syiah Kuala pada Jumat, 26 Juni 2026. Penandatanganan dilakukan bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH bersama Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi. Pihak USK menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dan menegaskan dukungannya terhadap Program SKSS yang sejalan dengan komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan masyarakat Simeulue memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. "Program Satu Keluarga Satu Sarjana bukan sekadar pemberian beasiswa, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia Kabupaten Simeulue. Melalui kerja sama dengan empat perguruan tinggi ini, kami berharap semakin banyak putra-putri Simeulue yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan kelak kembali mengabdi untuk kemajuan daerah," ujar Supriadi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi mitra yang telah menyambut baik Program SKSS dan menunjukkan komitmen untuk mendukung keberhasilan pelaksanaannya. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh seluruh perguruan tinggi mitra. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Simeulue yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan," tambahnya. Melalui kerja sama dengan empat perguruan tinggi tersebut, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap pelaksanaan Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dapat berjalan secara optimal. Seluruh perguruan tinggi mitra menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan akademik kepada mahasiswa penerima beasiswa sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Program SKSS merupakan salah satu program strategis Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian kesempatan menempuh pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Dengan terjalinnya kemitraan ini, diharapkan putra-putri Simeulue dapat memperoleh akses pendidikan tinggi serta mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
BERITA01/07/2026 | Humas BMK
Momentum Idul Adha: Ketika Pisau Keikhlasan Menyembelih Kesombongan Manusia
Momentum Idul Adha: Ketika Pisau Keikhlasan Menyembelih Kesombongan Manusia
Ada manusia yang mampu menaklukkan dunia, namun gagal menaklukkan dirinya sendiri. Ada yang terlihat kaya raya, terpandang, dipuji dan dihormati, tetapi diam-diam diperbudak oleh kesombongan yang bersarang di dalam hati. Dan seringkali, yang paling sulit disembelih bukanlah hewan qurban, melainkan ego, gengsi, dan keakuan yang tumbuh liar dalam jiwa manusia. Maka Idul Adha hadir bukan sekadar membawa gema takbir dan aroma daging qurban. Ia datang membawa pelajaran besar tentang keikhlasan, pengorbanan, dan penghancuran kesombongan manusia di hadapan Allah Swt. Kisah agung Nabi Ibrahim ‘alaihis salam menjadi pelajaran yang tidak pernah lekang oleh zaman. Ketika Allah Swt memerintahkannya untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail ‘alaihis salam, beliau tidak membantah. Padahal Ismail bukan sekadar seorang anak. Ia adalah penantian panjang yang hadir setelah usia senja, cahaya mata, harapan masa depan, dan buah cinta yang sangat dicintai. Namun ketika cinta kepada Allah dipanggil, Nabi Ibrahim memilih taat meski hati seorang ayah pasti bergetar. Dan lebih menggetarkan lagi, Nabi Ismail menjawab dengan penuh ketundukan: “Wahai Ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”(QS. Ash-Shaffat: 102) Betapa luar biasanya keluarga ini. Tidak ada perlawanan. Tidak ada ego. Tidak ada kesombongan manusia di hadapan kehendak Tuhan. Yang ada hanyalah kepasrahan total kepada Allah Swt. Di situlah sesungguhnya makna qurban dimulai. Qurban bukan hanya tentang darah yang mengalir atau daging yang dibagikan. Allah Swt telah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa darah dan daging itu tidak akan sampai kepada-Nya. Yang sampai adalah ketakwaan dan keikhlasan dari hati manusia. Artinya, inti dari qurban bukan terletak pada besarnya hewan yang disembelih, melainkan pada sejauh mana manusia mampu menyembelih sifat buruk dalam dirinya sendiri. Karena itu, Idul Adha sejatinya adalah momentum penyembelihan terbesar: menyembelih sifat sombong yang merasa diri paling hebat, menyembelih kerakusan yang tak pernah puas, menyembelih hati yang terlalu mencintai dunia, dan menyembelih ego yang selalu ingin dipuji manusia. Betapa banyak orang yang mampu membeli hewan qurban, tetapi belum mampu mengorbankan keserakahannya. Betapa banyak yang mampu bertakbir dengan suara lantang, tetapi masih merendahkan sesama dengan kesombongan. Betapa banyak yang rela kehilangan harta, tetapi tidak rela kehilangan gengsi dan kedudukan. Padahal di hadapan Allah Swt, manusia tidak dinilai dari mahalnya pakaian, tingginya jabatan, banyaknya pengikut, ataupun luasnya kekuasaan. Allah melihat hati yang tunduk, jiwa yang ikhlas, dan hamba yang rendah hati. Idul Adha mengajarkan bahwa semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin lembut pula hatinya kepada manusia. Orang yang benar-benar bertakwa tidak akan sibuk meninggikan diri, karena ia sadar bahwa semua yang dimilikinya hanyalah titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh Sang Pemilik kehidupan. Lihatlah hewan qurban itu. Ia rebah di tanah tanpa kesombongan. Sementara manusia sering berjalan di bumi dengan dada penuh keangkuhan. Padahal suatu saat nanti, manusia pun akan kembali rebah ke tanah yang sama; tanpa jabatan, tanpa pujian, tanpa kemewahan yang selama ini dibanggakan. Maka sebelum ajal menyembelih usia kita, sembelihlah lebih dahulu kesombongan dalam diri. Sebelum tubuh terbujur kaku tanpa daya, tundukkanlah hati di hadapan Allah Swt. Dan sebelum dunia meninggalkan kita, belajarlah melepaskan segala yang membuat hati terlalu terpaut kepadanya. Hari raya ini seharusnya tidak hanya membuat halaman masjid dipenuhi hewan qurban, tetapi juga membuat jiwa manusia dipenuhi keikhlasan. Sebab dunia hari ini terlalu banyak melahirkan manusia yang ingin dipuji, namun sedikit yang benar-benar tulus. Banyak yang ingin terlihat dermawan, tetapi sedikit yang ikhlas berkorban tanpa ingin disebut. Karena itu, mari jadikan Idul Adha sebagai titik balik kehidupan. Bukan hanya momentum berbagi daging, tetapi momentum memperbaiki hati. Bukan sekadar menyembelih kambing dan sapi, tetapi menyembelih sifat angkuh yang menjauhkan manusia dari rahmat Ilahi. Pada akhirnya, yang paling mulia di sisi Allah bukanlah yang paling kaya, paling terkenal, atau paling berkuasa. Melainkan mereka yang paling ikhlas dalam beribadah, paling tulus dalam berkorban, dan paling rendah hati dalam menjalani kehidupan. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga pisau keikhlasan benar-benar mampu menyembelih kesombongan yang masih hidup dalam diri kita. Penulis: Supriadi Mohd. Atam Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Wakil Ketua II Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Simeulue
BERITA26/05/2026 | Supriadi Mohammad Atam
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Gelar Rakor Pembentukan UPZ sebagai Upaya Peningkatan Pengumpulan Zakat dan Infak
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Gelar Rakor Pembentukan UPZ sebagai Upaya Peningkatan Pengumpulan Zakat dan Infak
SIMEULUE — Dalam upaya meningkatkan pengumpulan serta memperkuat tata kelola zakat dan infak di Kabupaten Simeulue, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Selasa (19/5/2026), di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Taufik Hidayah, SH, dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana pembentukan UPZ sebagai upaya mempercepat realisasi target pengumpulan Zakat dan Infak Tahun 2026 di Kabupaten Simeulue. Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, dalam paparannya menyampaikan bahwa potensi zakat dan infak di Kabupaten Simeulue sejatinya sangat besar, namun hingga saat ini belum tergali secara optimal. Ia menjelaskan, Pembentukan UPZ dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan zakat sekaligus memperkuat sistem pengelolaannya secara profesional, transparan, dan amanah. Pembentukan UPZ ini direncanakan pada sejumlah instansi seperti Dinas Pendidikan Kab. Simeulue, Masjid Agung Tgk. Khalilullah dan Baiturrahmah, UPTD RSUD Simeulue, Masjid An-Nur Sinabang dan Masjid Babussalam Kampung Aie. Rapat koordinasi tersebut turut membahas mekanisme kerja, struktur organisasi, tugas, serta pola koordinasi antara UPZ dengan Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Para peserta juga menyambut positif rencana pembentukan UPZ sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran zakat dan infak bagi pembangunan sosial masyarakat. Melalui UPZ ini diharapkan dapat membangun ekosistem filantropi Islam yang lebih kuat di Simeulue. Zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi instrumen sosial yang mampu memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kab. Simeulue, Syafrinudin, SH, MH, Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue, Fauzan, S.Ag, MH, Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Taufik Hidayah, SH, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kab. Simeulue, Salfianto, S.Pd, MM, Kepala UPTD Pengelolaan Masjid Agung Tgk. Khalilullah dan Masjid Baiturrahmah, Rusdy, S.HI, ME, Kasubbag. Umum UPTD RSUD Simeulue, Ronina, S.KM, M.KM, Ketua BKM An-Nur Sinabang, Drs. H. Fadhlun, HR, serta para Kasubbag. Pada Sekretariat BMK Simeulue. (WA)
BERITA19/05/2026 | Wahyu Abadi
PENDAFTARAN BANTUAN BEASISWA MAHASISWA TUGAS AKHIR 2026
PENDAFTARAN BANTUAN BEASISWA MAHASISWA TUGAS AKHIR 2026
Dibuka pendaftaran Bantuan Beasiswa Mahasiswa Tugas Akhir Baitul Mal Kabupaten Simeulue Tahun 2026: Mahasiswa dari keluarga miskin berasal dari Kabupaten Simeulue Bukan anak ASN (PNS/PPPK) Sedang menyusun skripsi/KTI Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun Bukan penerima beasiswa Pemkab dan Baitul Mal Kab. Simeulue Tahun Anggaran 2025 Strata-1/Diploma-IV dan Diploma-III Syarat Administrasi: Permohonan Fotocopy SK Pembimbing Fotocopy Transkrip NIlai Surat Pernyataan tdk sedang menerima beasiswa dari pihak manapun Surat Aktif Kuliah Surat Keterangan Tidak Mampu Fotocopy KTP Fotocopy KK Fotocopy Buku Rekening Pendaftaran : 15 s.d 30 Mei 2026 Link Pendaftaran : https://bit.ly/BeasiswaTugasAkhirBMK2026 Berkas diupload di link dan diantar ke Kantor Sekretariat BMK Simeulue
BERITA15/05/2026 | Humas BMK
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Akan Salurkan Bantuan Konsumtif untuk 3.460 Fakir Miskin
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Akan Salurkan Bantuan Konsumtif untuk 3.460 Fakir Miskin
Simeulue (24/04/2026) – Baitul Mal Kabupaten Simeulue akan menyalurkan bantuan konsumtif kepada sebanyak 3.460 fakir miskin di wilayah Kabupaten Simeulue. Program ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya fakir miskin yang telah terdata. “Insya Allah bantuan konsumtif ini akan segera disalurkan kepada 3.460 penerima yang tersebar di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue,” ujar Supriadi. Sementara itu, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Taufik Hidayah, SH, mengatakan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan secara non tunai melalui rekening masing-masing penerima. Menurutnya, penyaluran dilakukan berdasarkan Data Hasil Verifikasi (DHV) dari masing-masing desa yang telah disetujui oleh Kepala Desa, Ketua BPD, serta Ketua Baitul Mal Desa berdasarkan kriteria dan persyaratan yang ditetapkan oleh BMK Simeulue. Namun hingga saat ini, penyaluran belum dapat dilakukan karena masih menunggu data yang belum seluruhnya masuk dari desa-desa. “Penyaluran secara non tunai ini dilakukan agar proses bantuan lebih transparan, tepat sasaran, dan memudahkan penerima dalam menerima haknya,” jelas Taufik Hidayah. Pada kesempatan itu juga, Supriadi mengajak seluruh masyarakat Simeulue yang telah sampai nisab dan haul hartanya agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi pemerintah, yakni Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Sementara bagi masyarakat yang belum mencapai nisab, ia mengimbau agar menyalurkan infak sebesar 1 persen. Hal tersebut, kata Supriadi, sesuai amanah Pasal 102 ayat (1) dan (2) Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal. Pada Pasal 102 ayat (1) disebutkan, “Setiap orang yang beragama Islam atau Badan Usaha yang dimiliki oleh orang Islam dan berdomisili dan/atau melakukan kegiatan usaha di Aceh yang memenuhi syarat sebagai Muzakki wajib menunaikan Zakat melalui Baitul Mal.” Sementara pada ayat (2) dijelaskan, “Setiap orang atau Badan Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang tidak memenuhi syarat sebagai Muzakki, dapat membayar Infak kepada Baitul Mal setempat sesuai dengan ketentuan syari’at.” Dengan adanya program tersebut, diharapkan bantuan ini nantinya dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat fakir miskin serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Simeulue. (Humas BMK)
BERITA24/04/2026 | Humas BMK
Perkuat Tata Kelola Wakaf, Baitul Mal Simeulue Hadiri Bimtek Nazir se-Aceh
Perkuat Tata Kelola Wakaf, Baitul Mal Simeulue Hadiri Bimtek Nazir se-Aceh
BANDA ACEH — Upaya penguatan tata kelola wakaf sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi umat terus digalakkan di Aceh. Hal ini tercermin dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nazir Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (7/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta dari unsur badan dan sekretariat Baitul Mal kabupaten/kota se-Aceh, termasuk perwakilan dari Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, Kepala Sekretariat Taufik Hidayah, SH, serta Kasubbag Perencanaan dan Publikasi Titan Afdilla, SE. Anggota Badan Baitul Mal Aceh, Fahmi M Nasir, M.CL, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemanfaatan wakaf di Aceh masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme operasional wakaf, khususnya dalam menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. “Wakaf seharusnya tidak hanya berhenti pada aspek ibadah, tetapi juga menjadi instrumen produktif yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya. Fahmi menambahkan, tata kelola wakaf yang profesional menjadi kunci utama dalam mendorong optimalisasi sektor ini. Ia menekankan pentingnya sistem pengendalian internal, manajemen risiko, audit berkala, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan. Selain itu, ia juga mendorong adanya inovasi dalam pengembangan wakaf, seperti pemanfaatan skema keuangan Islam modern, termasuk wakaf uang, wakaf digital, hingga model kolaborasi dengan sektor swasta. Sementara itu, Anggota Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh, Dr. HA Gani Isa, menekankan pentingnya percepatan implementasi wakaf produktif di Aceh. Ia menyebutkan bahwa wakaf uang kini telah memiliki dasar hukum yang kuat dan perlu segera dioptimalkan sebagai bagian dari pembangunan dana abadi umat. Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas nazir, khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan wakaf yang semakin kompleks di era modern. “Kegiatan ini sangat strategis dalam memperkuat pemahaman dan kompetensi kami sebagai pengelola wakaf di daerah. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat kami implementasikan secara konkret di Kabupaten Simeulue, sehingga wakaf benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue untuk terus berbenah dalam tata kelola wakaf, termasuk mendorong inovasi dan transparansi dalam pengelolaan aset wakaf. Kegiatan Bimtek yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 8 April 2026 ini, diharapkan mampu melahirkan nazir yang amanah dan profesional, serta mampu mengoptimalkan pengelolaan wakaf secara produktif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Aceh.
BERITA08/04/2026 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Salurkan Bantuan BMA untuk Korban Kebakaran di Simeulue
BMK Simeulue Salurkan Bantuan BMA untuk Korban Kebakaran di Simeulue
Simeulue – Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat terdampak di dua kecamatan, yakni Kecamatan Simeulue Timur Desa Suka Karya dan Kecamatan Teupah Tengah Desa Batu-batu. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 12.000.000 Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban yang terdampak musibah kebakaran, serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Baitul Mal Aceh dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya di wilayah Aceh. Pihak Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut memastikan dan menyalurkan bantuan diterima langsung oleh para korban yang berhak. BMK Simeulue juga akan memberi kan Tambahan Bantuan kepada para korban sebanyak 10,5 juta. "Diharapkan, bantuan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi dukungan moril bagi para korban untuk bangkit kembali setelah musibah yang terjadi", Pungkas Supriadi selaku Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue saat berada di lokasi kejadian Didampingi Anggota Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Sahrim Amin, S.Pd.I, Kepala Sekretariat Taufik Hidayah, SH, Kasubbag Perencanaan dan Publikasi Titan Afdilla, SE dan Kepala Desa Suka Karya beserta jajaran aparatur pemerintahannya.Simeulue, Senin (30/3/2026)
BERITA31/03/2026 | Nurul Khafifa Rafayu
Tutup Daurah Tahfizh Intensif, Bupati Monas Dukung Pembinaan Generasi Qur’ani Simeulue
Tutup Daurah Tahfizh Intensif, Bupati Monas Dukung Pembinaan Generasi Qur’ani Simeulue
SIMEULUE — Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H. secara resmi menutup kegiatan Daurah Tahfizh Intensif Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue di Masjid Agung Tgk. Khalilullah, Kota Sinabang, Kamis (12/03/2026). Daurah Tahfizh Intensif Ramadhan berlangsung sejak 27 Februari hingga 12 Maret 2026 dan diikuti oleh 20 Peserta dari 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue. Selama pelaksanaan daurah, peserta mendapatkan pembinaan secara intensif dari Pembimbing yang profesional. Para peserta dibimbing dalam menghafal Al-Qur’an, memperbaiki bacaan, serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Daurah Tahfizh Intensif Ramadan merupakan salah satu program pembinaan generasi Qur’ani yang digagas oleh Baitul Mal sebagai bentuk pemanfaatan dana umat untuk kegiatan yang berdampak langsung bagi penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa selama mengikuti program tersebut, para peserta mendapatkan berbagai fasilitas pendukung agar dapat mengikuti kegiatan dengan optimal. “Selama kegiatan berlangsung, para peserta diberikan fasilitas berupa konsumsi berbuka puasa, makan malam, sahur, serta snack. Di akhir kegiatan, Baitul Mal Kabupaten Simeulue juga memberikan uang saku serta sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka dalam mengikuti daurah tahfizh ini,” ujar Supriadi. Sementara itu, Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta, panitia, serta para pembina yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, program seperti Daurah Tahfizh Intensif Ramadhan sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Simeulue dalam membangun masyarakat yang religius serta membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia. “Pemerintah Kabupaten Simeulue sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pembinaan karakter generasi muda melalui nilai-nilai Al-Qur’an. Program yang dilaksanakan oleh Baitul Mal ini diharapkan terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan para penghafal Al-Qur’an dari Simeulue,” ujar Bupati yang akrab disapa Monas. Lebih lanjut, Bupati juga berharap agar para peserta tidak berhenti sampai pada kegiatan daurah ini saja, tetapi terus melanjutkan semangat menghafal serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Penutupan kegiatan berlangsung dengan khidmat yang ditandai dengan doa bersama serta penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada para peserta yang telah mengikuti program Daurah Tahfizh Intensif Ramadan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai dan menghafal Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat Simeulue, sekaligus memperkuat upaya daerah dalam membangun generasi yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H. Rahamin, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Asludin, S.E., M.Kes., Kepala Dinas Syariat Islam Syafrinudin, SH, MH, Ketua Baitul Mal Supriadi, Ketua MPU Alamsyah, Kepala Sekretariat Baitul Mal Taufik Hidayah, SH, Kabag Prokopim Romaidon Darma, SE, Ak.CA, para ustadz pembimbing, serta orang tua dan peserta Daurah Tahfizh Intensif Ramadhan. (WA)
BERITA12/03/2026 | Wahyu Abadi
Wakil Bupati Simeulue Salurkan Bantuan Operasional Masjid dan Rehab Rumah di Desa Lhok Makmur
Wakil Bupati Simeulue Salurkan Bantuan Operasional Masjid dan Rehab Rumah di Desa Lhok Makmur
Baitul Mal Kabupaten Simeulue mendampingi Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, S.Pd, dalam kegiatan silaturahmi sekaligus kunjungan kerja ke Desa Lhok Makmur, Kecamatan Simeulue Barat, pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan keagamaan dan kesejahteraan warga desa. Kedatangan Wakil Bupati Simeulue bersama rombongan disambut secara adat oleh masyarakat setempat dengan pengalungan selempang mata-mata khas Simeulue serta pertunjukan tari tradisional. Rombongan kemudian melaksanakan shalat Jumat berjamaah di Masjid Baitul Makmur, dilanjutkan dengan silaturahmi dan dialog bersama warga. Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak, dengan tetap mengedepankan suasana kondusif dan persatuan di tengah perbedaan pilihan. Pada kesempatan yang sama, Wabup Nusar Amin juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial yang diinisiasi Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Bantuan tersebut meliputi Bantuan Operasional Masjid Baitul Makmur sebesar Rp8.000.000, serta bantuan rehabilitasi rumah dhuafa masing-masing sebesar Rp20.000.000 kepada Bapak Saharman dan Rp13.000.000 kepada Ibu Saimani, warga Desa Lhok Makmur. Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Baitul Mal Simeulue dalam memastikan dana umat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran, khususnya untuk mendukung kebutuhan ibadah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa. Kegiatan kunjungan kerja ini turut dihadiri dan didampingi oleh Inspektur Kabupaten Simeulue Drs. Alwi Alhas, Irban I Drs. Alimin, Ketua Baitul Mal Simeulue Supriadi, Kabag Prokopim Romaidon Darma, SE, M.Si, Ak. CA, Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH, Kasubbag. Program dan Keuangan BMK Simeulue, Rahmad Hidayat, S.Si.T, serta Sekcam Simeulue Barat, Ainul Rasyid. Melalui kegiatan ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan perannya dalam memperkuat pelayanan sosial-keagamaan serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah terluar Kabupaten Simeulue. (WA)
BERITA12/12/2025 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Simeulue Lakukan Pendampingan Rehabilitasi Rumah Mustahik di Enam Kecamatan
Baitul Mal Simeulue Lakukan Pendampingan Rehabilitasi Rumah Mustahik di Enam Kecamatan
Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan pendampingan rehabilitasi rumah mustahik pada 12 Desember 2025 yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Simeulue Tengah, Simeulue Barat, Teupah Tengah, Teupah Barat, Teluk Dalam, dan Teupah Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan rehabilitasi rumah yang bersumber dari dana zakat tersalurkan dan dimanfaatkan secara tepat sasaran. Pendampingan dilakukan secara langsung oleh amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue dengan mendatangi rumah para penerima bantuan. Dalam kunjungan tersebut, amil melakukan pengecekan lapangan guna memastikan bahwa progres rehabilitasi rumah telah berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi penggunaan bahan bangunan maupun tahapan pengerjaan fisik rumah. Sebelumnya, para mustahik penerima bantuan rehabilitasi rumah telah menarik dana bantuan yang diperuntukkan khusus untuk pembelian material bangunan. Oleh karena itu, pendampingan lapangan ini menjadi bagian penting dari mekanisme pengawasan Baitul Mal Simeulue agar dana zakat benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hunian mustahik. Selain memantau progres fisik rumah, amil Baitul Mal Simeulue juga melakukan dialog langsung dengan mustahik, mendengarkan kendala yang dihadapi selama proses rehabilitasi, serta memberikan arahan teknis sederhana agar pelaksanaan rehab dapat berjalan efektif dan aman. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa tanggung jawab mustahik sekaligus membangun kepercayaan antara Baitul Mal dan penerima manfaat. Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menerapkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kehati-hatian dalam pengelolaan dana zakat. Rehabilitasi rumah tidak hanya dimaknai sebagai bantuan fisik semata, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi mustahik. Melalui kegiatan ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap program rehabilitasi rumah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan. Ke depan, Baitul Mal Simeulue akan terus memperkuat pendampingan dan pengawasan lapangan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam mengelola dana umat untuk kesejahteraan masyarakat Simeulue. (WA)
BERITA12/12/2025 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Simeulue Gelar Pertemuan Mustahik Rehab Rumah Tahap II, Bekali Mustahik Teknis Pelaksanaan Kegiatan
Baitul Mal Simeulue Gelar Pertemuan Mustahik Rehab Rumah Tahap II, Bekali Mustahik Teknis Pelaksanaan Kegiatan
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menggelar pertemuan dan sosialisasi bersama mustahik penerima bantuan rehabilitasi rumah tahap II pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Camat Simeulue Timur. Kegiatan ini menjadi bagian awal dari rangkaian pelaksanaan program rehab rumah yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon penerima bantuan terkait teknis pelaksanaan rehabilitasi rumah. Dalam program ini, para mustahik akan melaksanakan sendiri proses rehabilitasi rumahnya, mulai dari pengadaan bahan bangunan hingga pengerjaan fisik, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam sosialisasi tersebut, Baitul Mal Simeulue menjelaskan secara rinci mekanisme penyaluran bantuan, tahapan pelaksanaan kegiatan, serta kewajiban mustahik dalam menggunakan bantuan sesuai peruntukan. Ditekankan pula bahwa bantuan rehabilitasi rumah difokuskan untuk perbaikan bagian-bagian rumah yang mendesak, guna mewujudkan hunian yang lebih layak dan aman. Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan bahwa meskipun pelaksanaan rehab dilakukan langsung oleh mustahik, pendampingan dan pengawasan tetap akan dilakukan secara intensif oleh amil. Pendampingan ini bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, tepat waktu, dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi penyimpangan dalam penggunaan dana bantuan. Selain itu, forum pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara Baitul Mal dan mustahik. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kendala yang berpotensi dihadapi selama pelaksanaan rehabilitasi rumah, sehingga dapat diantisipasi sejak awal. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap program rehabilitasi rumah tahap II dapat berjalan secara optimal, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik. Program ini merupakan wujud komitmen Baitul Mal Simeulue dalam menghadirkan pengelolaan dana umat yang bertanggung jawab serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Simeulue. (WA)
BERITA08/12/2025 | Wahyu Abadi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Simeulue.

Lihat Daftar Rekening →