WhatsApp Icon
Dukung Modernisasi Zakat Nasional, Baitul Mal Simeulue Hadiri Rakernis Transformasi Digital BAZNAS RI 2025

Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung modernisasi tata kelola zakat nasional melalui partisipasi aktif dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI pada 26–27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Kegiatan bertema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising” ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat digitalisasi sistem zakat di seluruh Indonesia.

Dalam forum tersebut, BMK Simeulue diwakili oleh Kasubbag Program dan Keuangan BMK Simeulue Rahmad Hidayat, S.Si.T, Staf sekretariat BMK Bono Basni, S.IP dan Miswadin serta Tenaga Profesional BMK, Sawaldin, SH. Keikutsertaan ini menjadi langkah penting dalam peningkatan kapasitas dan penguatan kompetensi amil zakat di daerah.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi opsi, melainkan keharusan untuk memastikan layanan zakat semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“InsyaAllah BAZNAS RI akan menjadi yang terbaik dalam keterbukaan informasi publik. Komitmen digitalisasi ini harus merata, dari pusat hingga ke daerah,” tegas Kiai Noor.

Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM menghadapi tantangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai diterapkan dalam sistem data zakat nasional. Dalam lima tahun terakhir, transformasi digital BAZNAS menunjukkan lompatan signifikan dan kini menjadi rujukan internasional dalam inovasi pengelolaan zakat.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, juga memaparkan bahwa penguatan basis data menjadi kunci utama modernisasi zakat. Digitalisasi memungkinkan pendataan mustahik yang lebih akurat, pengambilan keputusan yang lebih cepat, serta distribusi zakat yang semakin tepat sasaran.

“Digitalisasi yang terukur adalah masa depan BAZNAS. Ini bukan hanya soal aplikasi, tetapi penguatan sistem manajemen berbasis data yang komprehensif,” jelasnya.

Rakernis 2025 ini turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional seperti Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, dan Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta mempertemukan ratusan perwakilan BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota, mahasiswa, hingga praktisi digital dari berbagai daerah.

Baitul Mal Kabupaten Simeulue menilai kegiatan ini sangat relevan dengan arah pengembangan lembaga zakat di daerah, termasuk Simeulue, yang terus memperkuat tata kelola berbasis digital. Pemahaman baru mengenai optimalisasi AI, integrasi data nasional, hingga strategi fundraising digital diharapkan dapat memperkaya inovasi pelayanan zakat di kabupaten berjuluk “Ate Fulawan” tersebut.

Kasubbag Program dan Keuangan BMK Simeulue, Rahmad Hidayat, menyampaikan bahwa keikutsertaan Simeulue dalam Rakernis ini merupakan bentuk keseriusan daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan zakat sesuai standar nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa Simeulue tidak tertinggal dalam transformasi digital zakat. Banyak praktik baik dan inovasi yang bisa kita adaptasi untuk memperkuat pelayanan kepada mustahik,” ujarnya.

Kegiatan yang juga menampilkan Zakat Tech Mini Expo 2025 ini memperkenalkan berbagai aplikasi digital yang telah dikembangkan BAZNAS RI, memungkinkan setiap daerah, termasuk Simeulue, untuk mengadopsi sistem digital yang sama secara bertahap.

Dengan kehadiran BMK Simeulue dalam forum strategis ini, diharapkan pengelolaan zakat di Simeulue semakin profesional, transparan, dan berdampak luas. Transformasi digital bukan hanya meningkatkan efisiensi lembaga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat serta memperluas manfaat zakat bagi pembangunan daerah. (WA)

27/11/2025 | Kontributor: Wahyu Abadi
Delegasi Simeulue Ikuti Aceh Waqf Summit 2025, Komitmen Majukan Gerakan Berwakaf di Daerah

Banda Aceh —Kabupaten Simeulue turut serta dalam kegiatan Aceh Waqf Summit (AWS) 2025 yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, pada Selasa (25/11/2025) di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh. Delegasi Simeulue hadir dalam forum bergengsi tersebut yang diwakili oleh Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, S.Pd, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi, Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH, Ketua BWI Perwakilan Simeulue Heriyansyah, Lc, Kakankemenag Simeulue Nasrullah, S.Ag., MA, serta dua pengurus Baitul Mal Desa Air Dingin.

Aceh Waqf Summit 2025 mengusung tema “Kolaborasi Efektif Wakaf Menuju Kemakmuran Aceh”, mempertemukan para ulama, akademisi, pemerintah, pegiat filantropi, dan perwakilan Baitul Mal seluruh Aceh untuk merumuskan langkah-langkah strategis penguatan ekosistem wakaf.

Dalam sambutannya, Sekda Aceh M. Nasir menekankan bahwa wakaf memiliki sejarah panjang di Aceh dan telah lama menopang layanan pendidikan, keagamaan, hingga sosial. Namun ia menegaskan bahwa tantangan era modern menuntut pengelolaan wakaf yang lebih produktif, terukur, dan berorientasi hasil.

“Wakaf tidak cukup dikelola secara konvensional dan sporadis. Ia harus produktif dan mampu menjangkau sektor ekonomi yang memberi manfaat jangka panjang,” tegasnya.

Kehadiran Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, S.Pd pada agenda tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap ekosistem wakaf, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dalam pengembangan wakaf produktif di Simeulue.

Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi menyampaikan bahwa AWS 2025 merupakan momentum penting dalam memperkuat gerakan wakaf, terutama peningkatan kapasitas nazhir dan digitalisasi data aset wakaf khususnya di Kabupaten Simeulue.

“Simeulue membutuhkan penguatan nazhir yang profesional serta pendataan aset wakaf yang lebih rapi dan digital. Forum ini memberi banyak panduan strategis untuk kita aplikasikan di daerah,” ujarnya.

Baitul Mal Simeulue juga menyambut baik rencana Pemerintah Aceh yang tengah menyusun Rencana Induk Wakaf Aceh dan Peta Jalan Wakaf Aceh 2025–2030, terutama terkait penguatan regulasi, transparansi, dan pembentukan Dana Abadi Wakaf Aceh.

Aceh Waqf Summit 2025 menjadi salah satu agenda terbesar pengembangan wakaf di Aceh dan diharapkan menjadi tonggak penting bagi percepatan pembangunan ekonomi umat berbasis wakaf, termasuk di Kabupaten Simeulue. (WA)

25/11/2025 | Kontributor: Wahyu Abadi
Bimtek Kelembagaan BMA dan BMK se Aceh Tahun 2025 lahirkan 14 Rekomendasi

BANDA ACEH – Baitul Mal Kabupaten Simeulue menegaskan komitmennya terhadap penguatan tata kelola zakat, infak, dan wakaf dengan menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelembagaan Baitul Mal yang diselenggarakan di Hotel Portola Grand Arabia, Banda Aceh, pada 19–22 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Baitul Mal dari seluruh Aceh, termasuk Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, dan Kepala Sekretariat, Khairul Amin, SH.

Penutupan Bimtek yang berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) diisi dengan arahan dari Anggota Baitul Mal Aceh (BMA) periode 2025–2030, Fahmi M. Nasir, yang menekankan bahwa para amil tidak boleh alergi terhadap kritik publik. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dari proses pembenahan layanan Baitul Mal di berbagai tingkatan.

“Kritik harus diterima dengan hati terbuka. Jangan dibalas dengan kemarahan. Masyarakat memiliki pengalaman yang beragam terkait layanan Baitul Mal, dan itu seharusnya menjadi pemantik perbaikan,” ujar Fahmi di hadapan peserta Bimtek.

Ia juga menyoroti lemahnya validitas data di sejumlah Baitul Mal kabupaten/kota. Data mustahik, muzakki, hingga potensi wakaf dinilai perlu diperbarui secara berkala agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Bimtek Kelembagaan tahun ini menghasilkan 14 rekomendasi strategis yang menjadi pijakan untuk memperkuat sistem pengelolaan zakat dan wakaf di Aceh. Rekomendasi tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, yang mendapat kepercayaan mempresentasikan hasil diskusi seluruh peserta Bimtek. Adapun ke-14 rekomendasi tersebut sebagai berikut :

  1. Diperlukan pembaruan dan penataan struktur organisasi Baitul Mal agar sesuai dengan standar tata kelola kelembagaan modern, termasuk penyelarasan dengan regulasi daerah, nasional, serta praktik terbaik (best practice) lembaga zakat dunia.
  2. Baitul Mal perlu memperkuat sistem perencanaan, monitoring, dan evaluasi berbasis kinerja melalui indikator yang terukur, terstandar, dan terdokumentasi.
  3. Diperlukan peningkatan kompetensi SDM melalui sertifikasi, pelatihan berkala, serta integrasi sistem digital pengelolaan layanan publik.
  4. Baitul Mal harus memperluas kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, akademisi, komunitas filantropi, perbankan syariah, dan lembaga keuangan sosial lainnya untuk menciptakan sinergi program berbasis kemaslahatan publik.
  5. Harmonisasi dan penyelarasan terhadap status dana zakat dan infak terhadap mekanisme keuangan daerah untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan praktik tidak sesuai hukum.
  6. Diperlukan penyusunan naskah akademik dan SOP teknis tentang relasi pengelolaan dana Zakat dan Infak terhadap sistem fiskal daerah agar pengelolaan tetap independen sesuai prinsip syariah, namun tetap sinergis dengan kebijakan pembangunan daerah.
  7. Mendorong Pemerintah Aceh untuk menerbitkan Pergub/Ingub/SE Gub Aceh Tentang Optimalisasi Pengelolaan Zakat Infaq pada Perusahaan dan Instansi Vertikal di Aceh untuk berzakat melalui Baitul Mal.
  8. Mendorong pemerintah daerah agar memberikan dukungan anggaran operasional kelembagaan melalui mekanisme pembiayaan sah sesuai ketentuan hukum, tanpa mengganggu status zakat sebagai harta umat (PAD Khusus).
  9. Penyesuaian dengan kebijakan nasional perlu diarahkan untuk memperkuat posisi Baitul Mal sebagai entitas pengelola zakat daerah dengan legitimasi hukum yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
  10. Perlu dibentuk tim teknis lintas bidang untuk memastikan proses penyusunan kebijakan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai prinsip good governance dan syariah compliance.
  11. Menyusun masterplan wakaf produktif berbasis potensi daerah untuk mendorong optimalisasi peran wakaf sebagai sumber daya keberlanjutan ekonomi umat.
  12. Baitul Mal perlu memperkuat legalitas aset wakaf melalui sertifikasi, digitalisasi database aset, dan penyelesaian sengketa melalui mekanisme mediasi maupun jalur hukum.
  13. Model pengelolaan wakaf harus diarahkan pada konsep enterprise-based waqf, bukan hanya wakaf sosial tradisional, dengan memastikan profesionalitas, akuntabilitas, dan prinsip kemanfaatan jangka panjang.
  14. Perlu peningkatan literasi publik mengenai wakaf melalui kampanye, edukasi, dan kemitraan dengan lembaga keuangan syariah, ormas Islam, akademisi, media, dan tokoh masyarakat.

Baitul Mal Simeulue berkomitmen menjalankan rekomendasi tersebut, khususnya dalam perbaikan tata kelola berbasis data, peningkatan kompetensi SDM, dan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga syariah lainnya.

Dengan berakhirnya rangkaian Bimtek, Baitul Mal Simeulue berharap proses pembenahan kelembagaan dapat berlangsung lebih cepat dan terukur, sehingga manfaat zakat dan wakaf di Kabupaten Simeulue semakin optimal dan berdampak langsung bagi mustahik. (WA)

23/11/2025 | Kontributor: Wahyu Abadi
Tingkatkan Tata Kelola Zakat : Baitul Mal Simeulue Ikuti Bimtek Kelembagaan Baitul Mal se-Aceh

Banda Aceh — Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelembagaan yang diselenggarakan Baitul Mal Aceh di Portola Grand Arabia Hotel, Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari (19–22 November 2025)  dengan mengusung tema “Strategi Penguatan Kelembagaan Menuju Baitul Mal yang Bersinergi”.

Bimtek ini diikuti oleh perwakilan Baitul Mal dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Pada giat tersebut, perwakilan Baitul Mal Kabupaten Simeulue langsung dihadiri Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, dan Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Khairul Amin, SH.

Kegiatan Bimtek dibuka oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, SH. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan kelembagaan merupakan fondasi penting untuk menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penguatan kapasitas kelembagaan adalah kunci menghadirkan Baitul Mal yang solid dan mampu menjawab dinamika di lapangan,” ujar Abon Yunus.

Selain itu, ia juga menegaskan kewajiban perusahaan yang beroperasi di Aceh untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal. Bahkan, ia meminta Pemerintah Aceh untuk tidak memberikan izin bagi perusahaan yang enggan memenuhi kewajiban zakat tersebut.

Di sisi internal, Abon Yunus menyoroti pentingnya sinergi antara tiga unsur dalam struktur Baitul Mal yaitu Dewan Pengawas, Komisioner, dan Sekretariat. Menurutnya, harmonisasi ketiga unsur ini adalah prasyarat mutlak untuk mewujudkan tata kelola yang lebih kuat, transparan, dan profesional.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Inspektorat Aceh, Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, serta Biro Hukum Setda Aceh untuk memberikan penguatan regulasi, praktik teknis, hingga strategi peningkatan akuntabilitas organisasi.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Simeulue, Supriadi, menyambut baik penyelenggaraan Bimtek ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat standar layanan Baitul Mal di seluruh Aceh, termasuk di Simeulue.

“Bimtek ini membuka ruang bagi kami untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat koordinasi, dan menyamakan persepsi dalam tata kelola zakat. Harapannya, pelayanan kepada mustahik di Simeulue semakin baik dan tepat sasaran,” ujar Supriadi.

Melalui kegiatan ini, Baitul Mal Simeulue menegaskan komitmennya dalam mendukung harmonisasi kebijakan, peningkatan profesionalisme amil, serta penguatan kolaborasi lintas daerah demi memaksimalkan manfaat zakat bagi masyarakat Simeulue dan Aceh secara keseluruhan. (WA)

20/11/2025 | Kontributor: Wahyu Abadi
Perkuat Sinergi antar OPD : Baitul Mal lakukan Sosialisasi Zakat Kepada seluruh Instansi dalam Kabupaten Simeulue

Simeulue – Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue menggelar kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Nishab Zakat Penghasilan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (18/11/2025), bertempat di Aula Setdakab Simeulue. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi serta meningkatkan pemahaman ASN di instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue terkait pengelolaan zakat sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, S.Pd. Dalam arahannya, Wabup menegaskan pentingnya kewajiban menunaikan zakat sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 43. Perintah berzakat disebutkan beriringan dengan perintah melaksanakan ibadah shalat.

“Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga salah satu instrumen pembangunan umat dan pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Wabup Nusar juga mengajak para Muzakki, baik ASN, TNI, Polri, Pengusaha, Petani, Pedagang yang sudah cukup Nisab hartanya untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi Pemerintah yaitu Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Sementara bagi yang belum mencapai nisab, dapat menuanikan infak.

Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting untuk menyamakan persepsi antar instansi pemerintah sehingga pengumpulan zakat dan infak dapat lebih terstruktur dan profesional sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

Supriadi juga menambahkan bahwa Baitul Mal Kabupaten Simeulue terus berupaya memastikan zakat dan infak yang dititipkan para muzakki dan munfiq sampai kepada mereka yang membutuhkan melalui berbagai program yang ada di Baitul Mal.

“Alhamdulillah, berkat doa kita bersama pada tahun ini kita menjadi salah satu Kabupaten yang memperoleh penghargaan dari BAZNAS RI, mudah-mudah ini dapat kita pertahankan dan kita tingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai Pemateri pada kegiatan ini langsung disampaikan Ketua Dewan Pengawas BMK, Fauzan, S.Ag, MH. Dalam paparannya ia menguraikan secara detail bagaimana peranan zakat sampai dengan metode penghitungan zakat yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Kegiatan ini turut dihadiri Perwakilan MPU, BPKD, Inspektur Kabupaten, Dinas Syariat Islam, BKPSDM, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Sekretariat BMK, serta perwakilan OPD. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Simeulue semakin profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (WA)

18/11/2025 | Kontributor: Wahyu Abadi

Berita Terbaru

BMK Simeulue Terima Kunjungan Kerja Baitul Mal Aceh
BMK Simeulue Terima Kunjungan Kerja Baitul Mal Aceh
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menerima kunjungan kerja Keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh, Muhammad Ikhsan, SE, M.Si beserta dua Tenaga Profesional BMA di Ruang Kerja Ketua Badan BMK Simeulue, Selasa 17 Desember 2024. Rombongan tersebut diterima dengan baik oleh Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos serta Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH. Keanggotaan Badan BMA Bidang Perencanaan, Muhammad Ikhsan, SE, M.Si menyebutkan kedatangannya ke Simeulue untuk melakukan koordinasi dengan Baitul Mal Kabupaten Simeulue. "Hari ini kita melakukan konsolidasi terkait beberapa hal, diantaranya mengenai program rehab rumah tidak layak huni dari Baitul Mal Aceh. Kita juga banyak berkoordinasi perihal perencanaan ke depannya sehingga BMA dan BMK ini bisa saling bersinergi demi kemaslahatan umat", katanya. Rencananya, rombongan tersebut akan melangsungkan perjalanan ke sejumlah titik di Kabupaten Simeulue untuk melakukan validasi dan pengamatan serta bertemu langsung dengan mustahik yang ada di Simeulue. (WA) rekening-baitul-mal-baitul-mal-simeulue
BERITA17/12/2024 | Wahyu Abadi
MK Simeulue Lakukan Pembinaan Nazir Untuk Meningkatkan Profesionalitas Pengelolaan Harta Wakaf
MK Simeulue Lakukan Pembinaan Nazir Untuk Meningkatkan Profesionalitas Pengelolaan Harta Wakaf
Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan Pembinaan Nazir Wakaf Tahun 2024. Kegiatan dibuka Pj. Bupati Simeulue dalam hal ini diwakili Asisten I Setdakab Simuelue, Asludin SE, M. Kes di Aula Losmen Andini Senin 9 Desember 2024 serta dihadiri 40 Peserta se-Kabupaten Simeulue. Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Profesionalitas Nazir dalam Mengelola dan Mengembangkan Harta Bendwa Wakaf”. Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH dalam laporannya menyebutkan pembinaan Nazir bersumber dari dana infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “Pembinaan ini kita lakukan selama satu hari penuh dan akan diisi oleh para pemateri yang ahli di bidang pengelolaan wakaf. Selain itu, kita juga memberikan fasilitas berupa konsumsi dan uang saku bagi peserta. Mudah-mudahan kegiatan ini berlangsung sebagaimana harapan kita”, katanya. Ketua Badan BMK Simeulue dalam sambutannya menjelaskan betapa besarnya potensi wakaf apabila didayagunakan untuk kemaslahatan ummat. “Ada dua jenis potensi filantropi dalam Islam yaitu zakat dan wakaf. Untuk zakat, sudah ada asnaf yang berhak menerimanya. Sementara itu wakaf potensinya jauh lebih besar dan penggunaannya pun lebih fleksibel sejauh itu bermanfaat bagi ummat. Sepanjang sejarah Islam, wakaf ini telah terbukti menjadi penyokong peradaban”, tuturnya. Sementara itu, Asisten I Setdakab Simeulue, Asludin, SE, M. Kes dalam arahannya menegaskan pentingnya wakaf dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Sebenarnya ada banyak peluang-peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita, hanya saja selama ini belum kita manfaatkan dengan maksimal, salah satunya adalah dengan potensi wakaf ini. Karenanya, perlu ada kolaborasi semua pihak bagaimana wakaf ini benar-benar terealisasi dengan baik ke depannya”, jelasnya. Turut hadir Ketua DPRK Simeulue, Ketua MPU Simeulue, Kepala Kantor Kemenag Simeulue, Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue serta Keanggotaan Badan BMK Simeulue. (WA) Beberapa dokumentasi kegiatan:
BERITA09/12/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Hadiri Rakor Baitul Mal se-Aceh
BMK Simeulue Hadiri Rakor Baitul Mal se-Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Baitul Mal Aceh (BMA) dan Baitul Mal Kabupaten/Kota (BMK) se-Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Aula LPTQ Aceh Kamis 5 Desember 2024. Pada agenda Rakorda kali ini, BMK Simeulue diwakili Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos. Rakorda tersebut membahas evaluasi program serta rencana kerja tahun mendatang dengan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Ahmad Hambali dari BAZNAS RI yang memaparkan materi bertajuk Kebijakan Umum dan Rencana Program BAZNAS Tahun 2025. Pemateri lainnya, Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal, S.T., M.I.F.P., menyampaikan presentasi mengenai Kebijakan Umum dan Rencana Program Baitul Mal Aceh Tahun 2025. Program utama BAZNAS tahun 2025 akan berfokus pada optimalisasi pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat secara lebih efektif dan berkelanjutan. Berdasarkan tren program sebelumnya, beberapa fokus utamanya adalah: Digitalisasi Pengelolaan Zakat: Baznas terus meningkatkan layanan zakat berbasis teknologi untuk mempermudah masyarakat dalam berzakat dan meningkatkan transparansi. Program Pengentasan Kemiskinan: Baznas diperkirakan tetap menitikberatkan pada program-program yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, seperti pelatihan keterampilan, modal usaha, dan pengembangan kewirausahaan. Bantuan Sosial dan Kebencanaan: Baznas akan melanjutkan perannya dalam memberikan bantuan darurat kepada korban bencana dan kelompok rentan. Penguatan Pendidikan: Beasiswa dan dukungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu akan menjadi prioritas, sejalan dengan visi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan. Program Kesehatan: Layanan kesehatan gratis, termasuk klinik zakat dan dukungan bagi pasien dengan penyakit kritis, tetap menjadi bagian penting dari agenda Baznas. Sinergi dengan Lembaga Zakat Daerah: Baznas akan memperkuat koordinasi dengan Baitul Mal tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan program yang lebih terintegrasi. Selain diskusi kebijakan, acara ini juga menjadi momentum evaluasi program kerja Baznas, BMA, dan BMK. Rakorda ini bertujuan memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BMA, dan BMK di seluruh Aceh, serta memastikan pelaksanaan program zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran pada tahun mendatang. (WA) rekening-baitul-mal-baitul-mal-simeuluewakaf
BERITA05/12/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Adakan Pertemuan Bersama 95 Mustahik Penerima Rehab Rumah Tahap 2
BMK Simeulue Adakan Pertemuan Bersama 95 Mustahik Penerima Rehab Rumah Tahap 2
Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengadakan rapat teknis pelaksanaan Program Rehabiltasi Rumah Fakir dan Miskin Tahap 2 Tahun 2024. Pertemuan tersebut menghadirkan para calon mustahik (penerima manfaat) program rehab rumah yang didampingi oleh Kepala Desanya masing-masing. Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Kamis, 05 Desember 2024. Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari dana infak pada DPA Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Ia juga menyebutkan pada tahap 1 terdapat 81 unit rumah yang sedang dalam proses rehab. “Untuk tahap 2 ini, ada 95 unit rumah yang akan direhab dengan kategori rehab berat, sedang, dan ringan sesuai kondisi rumah penerima manfaat berdasarkan hasil validasi tim BMK Simeulue”, katanya. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam arahannya berharap agar dana yang nantinya diberikan digunakan semaksimal mungkin untuk merehab rumah mustahik. “Dana ini sepenuhnya akan dikelola langsung oleh Bapak/Ibu mustahik, kami juga berharap agar para Kepala Desa dapat memfasilitasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan”, tambahnya. Para mustahik terlihat begitu antusias mendengarkan penjelasan dari pemateri terkait syarat-syarat adminitrasi yang perlu dipenuhi serta petunjuk teknis kegiatan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Selain pembekalan mengenai kegiatan rehab rumah, Baitul Mal Kabupaten Simeulue juga memfasilitasi pembukaan rekening bank bagi mustahik yang belum memiliki buku rekening. Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Alimas Jonsa, S.Sos, M.Si, Hendrayadi, A.Md, dan Sahrim Amin, S.Pd.I, serta para Kasubbag Sekretariat BMK Simeulue. (WA)
BERITA05/12/2024 | Wahyu Abadi
Sebanyak 60 Muallaf di Simeulue Ikuti Pembinaan Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Sebanyak 60 Muallaf di Simeulue Ikuti Pembinaan Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue melakukan Pembinaan Muallaf Tahun 2024. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Jum’at, 29 November di Aula Wisma Harti, Sinabang dan dibuka oleh Pj. Bupati Simeulue dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Setdakab Simeulue, Asludin, M.Kes. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari dana zakat dan diikuti sebanyak 60 orang Muallaf yang berasal dari 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue. Ia juga menyebutkan pembinaan tersebut dilakukan dalam dua tahap, masing-masing selama dua hari mengingat ketersediaan penginapan demi terselenggaranya kegiatan dengan lebih maksimal. “BMK Simeulue juga menyediakan fasilitas berupa konsumsi, transportasi, uang saku serta penginapan kepada saudara-saudara kita sehingga dapat lebih fokus dalam mengikuti kegiatan ini. Pembinaan ini akan disampaikan oleh para Pemateri kita yang ahli di bidangnya seperti penguatan akidah, tahsin bacaan Al-Qur’an, praktek ibadah serta berbagai aktivitas lain”, katanya. Ketua Badan BMK Simeulue dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para muallaf yang telah memilih Islam sebagai keyakinannya. Hal ini ia sampaikan dengan mengutip QS. Ali Imran ayat 85. “Alhamdulillah saudara-saudara kita telah mengambil sikap yang benar sebagaimana Firman Allah: Barangsiapa yang mencari agama lain selain Islam, maka sekali-kali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya. Karena itu, kita semua yang hadir disini termasuk orang-orang yang beruntung mendapatkan hidayah”, jelasnya. Supriadi juga menyebutkan bahwa ada beberapa peluang yang dapat diakses oleh para muallaf terutama yang masih menempuh pendidikan, misalnya Beasiswa Muallaf dari Baitul Mal Aceh. Selain itu, Ia juga berharap bahwa kegiatan pembinaan tersebut menjadi cikal-bakal terbentuknya Muallaf Centre di Kabupaten Simeulue sebagai wadah bagi para muallaf dalam memperdalam keilmuannya. Sementara itu, Asisten I Setdakab Simeulue, Asludin, M.Kes dalam arahannya menyampaikan perlunya solidaritas dari sesama muslim dalam membina para muallaf yang ada di Kabupaten Simeulue. “Sesungguhnya setiap orang yang beriman itu bersaudara. Karenanya, ini menjadi tanggungjawab kita semua dalam mendampingi dan mensupport saudara-saudara kita. Hidayah itu harus kita jemput, bukan berarti setelah kita bersyahadat selesai semuanya, tetapi itu merupakan awal dari perjalanan kita dalam menempuh kehidupan”, pungkasnya. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan konsumtif secara simbolis bagi 12 orang muallaf baru dari 4 keluarga sebesar Rp 15.000.000,00. Turut hadir Ketua DPRK Simeulue, Ketua MPU Simeulue, Kepala Kantor Kemenag Simeulue, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kabupaten Simeulue yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dayah, Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue serta Keanggotaan Badan BMK Simeulue. (WA)
BERITA30/11/2024 | Wahyu Abadi
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan 14 Ketua Baitul Mal Desa Dalam Kecamatan Simeulue Barat
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan 14 Ketua Baitul Mal Desa Dalam Kecamatan Simeulue Barat
Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue, Supriadi mengukuhkan 14 Ketua Baitul Mal Desa dalam Kecamatan Simeulue Barat di Aula Kantor Camat Simeulue Barat pada Kamis 07 November 2024. Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa Pengukuhan Pengurus Baitul Mal Desa dalam Kabupaten Simeulue dilaksanakan dalam empat tahap sejak Desember 2023 lalu. “Kegiatan ini merupakan tahap terakhir yang diikuti oleh seluruh Desa dalam Kecamatan Simeulue Barat. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Sosialisasi ZIWaH kepada para Kepala Desa dan Ketua Baitul Mal Desa. Karena itu, kami harap Bapak/Ibu dapat mengikutinya sampai selesai”, katanya. Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi dalam sambutannya berharap agar Pengurus Baitul Mal Desa dapat berkontribusi aktif serta melaksanakan fungsinya dalam mengelola harta umat tersebut. “Dengan pengukuhan Ketua Baitul Mal Desa hari ini, semoga potensi zakat dan infak yang ada di Desa dapat dikelola dengan baik serta dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat”, jelasnya. Sementara itu, Camat Simeulue Barat yang diwakili Sekretaris Kecamatan, Ainul Rasyid, S.Pd, M.Si dalam arahannya menekankan peran penting Baitul Mal Desa sebagai perpanjangan tangan dari Baitul Mal Kabupaten. Ia juga menyoroti salah satu tugas penting yang harus dilakukan oleh Pengurus Baitul Mal Desa adalah mengenai inventarisir tanah-tanah wakaf yang ada di Desa. “Ketika ada kegiatan dari BMK, maka Baitul Mal Desa menjadi ujung tombak dari pelaksanaan kegiatan tersebut terutama yang berkaitan dengan data mustahik kita. Kami juga melihat di beberapa Desa masih ada tanah wakaf yang belum terinventarisir dengan baik”, pungkasnya. Adapun kegiatan Sosialisasi ZIWaH (Zakat, Infak, Wakaf dan Harta Keagamaan Lainnya) yang diikuti oleh 28 Peserta dari 14 Desa disampaikan oleh tiga pemateri yaitu Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue Fauzan, S.Ag, MH, Keanggotaan Badan BMK Simeulue Sahrim Amin, S.Pd.I serta Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota Dewan Pengawas BMK, Meilis Nurhasanah, S.Ag, MA, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Alimas Jonsa, S.Sos, M.Si, Hendrayadi, A.Md, Kasubbag Program dan Keuangan BMK Simeulue Rahmad Hidayat S.Si.T, Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Ainun Mardiah, S.Si serta Unsur Muspika dalam Kecamatan Simeulue Barat.
BERITA07/11/2024 | Wahyu Abadi
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan 40 Ketua Baitul Mal Desa Dari 4 Kecamatan
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan 40 Ketua Baitul Mal Desa Dari 4 Kecamatan
Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue, Supriadi mengukuhkan 40 Ketua Baitul Mal Desa dari 4 Kecamatan di Aula Kantor Camat Teupah Tengah pada Jum’at 01 November 2024. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam laporannya mengatakan bahwa Pengukuhan Pengurus Baitul Mal Desa dalam Kabupaten Simeulue dilaksanakan dalam empat tahap. Pada tahap pertama terdapat 31 Desa yang telah dikukuhkan pengurus Baitul Mal Desanya pada Desember 2023 lalu. Kemudian tahap kedua pada Juni 2024 sebanyak 53 Desa juga telah dikukuhkan yang terdiri dari 5 Kecamatan yaitu Simeulue Tengah, Teluk Dalam, Simeulue Cut, Salang dan Alafan. “Tahap ketiga pada hari ini dikukuhkan sebanyak 40 Ketua Baitul Mal Desa dari 4 Kecamatan, yaitu Teupah Tengah, Teupah Barat, Simeulue Timur dan Teupah Selatan. Terakhir, tahap keempat nanti Insya Allah akan dikukuhkan pada 5 November sebanyak 14 Desa di Kecamatan Simeulue Barat”, katanya. Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi dalam sambutannya menjelaskan pembentukan Baitul Mal Desa merupakan amanah Pasal 9 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 bahwa Susunan Baitul Mal Kabupaten terdiri dari Dewan Pengawas, Badan BMK, Sekretariat BMK dan Baitul Mal Gampong/Desa. “Baitul Mal Desa memiliki tugas-tugas penting diantaranya mengelola zakat fitrah, zakal mal dan harta agama, menginventarisir mustahik dan muzakki serta berbagai tugas lainnya sehingga diperlukan kolaborasi antara Baitul Mal Kabupaten, Pemerintah Desa bersama Baitul Mal Desa agar pengelolaan harta umat ini dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya”, kata Supriadi. Sementara itu, Camat Teupah Tengah, drh. Ikhwan Jamil, M.Si mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue berharap Baitul Mal Desa dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. “Kita berharap Pengurus Baitul Mal Desa yang dikukuhkan hari ini dapat menjalankan tugas sebaik mungkin. Mari kita gali potensi yang ada terutama yang berkaitan dengan zakat dan infak ini sehingga tidak terjadi kesenjangan antara si kaya dan si miskin” tutupnya. Selain pengukuhan Ketua Baitul Mal Desa, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi ZIWaH (Zakat, Infak, Wakaf dan Harta Keagamaan Lainnya) yang diikuti oleh 80 Peserta dari 40 Desa dimana satu Desa diikuti dua peserta yaitu Kepala Desa dan Ketua Baitul Mal Desa. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh tiga pemateri yaitu Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue Fauzan, S.Ag, MH, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi serta Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota Dewan Pengawas BMK, Meilis Nurhasanah, S.Ag, MA, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Hendrayadi, A.Md, Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE, serta Unsur Muspika dalam Kecamatan Teupah Tengah.
BERITA01/11/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Aceh sebesar Rp. 129 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
BMK Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Aceh sebesar Rp. 129 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyerahkan bantuan dari Baitul Mal Aceh kepada korban kebakaran di Simpang Lima Sinabang pada Sabtu 26 Oktober 2024. Bantuan sebesar Rp. 129 juta diserahkan langsung secara tunai kepada para korban. Sementara penyerahan simbolis oleh PJ Bupati Simeulue didampingi Kadis Sosial Kab. Simeulue, Pimpinan dan Staf BMK Simeulue. Pj Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Simeulue menempuh berbagai alternatif untuk memulihkan kondisi para korban pasca terjadinya musibah tersebut. "Kita tidak tinggal diam, berbagai upaya terus kita lakukan bersama dinas terkait seperti Pemerintah Aceh, Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Dinas Sosial serta instansi lainnya guna mempercepat pemulihan para korban”, katanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki Baitul Mal Aceh atas bantuannya kepada korban kebakaran yang disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban Bapak/Ibu korban kebakaran. Kita berdoa kepada Allah semoga musibah ini tidak terjadi lagi di daerah kita”. Sementara itu, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi mengatakan bahwa Baitul Mal Kabupaten Simeulue terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penanganan musibah yang terjadi di Kabupaten Simeulue. “Kita terus berkoordinasi dengan Baitul Mal Aceh maupun BAZNAS RI ketika terjadi musibah di Kabupaten Simeulue seperti beberapa waktu lalu yang menimpa saudara-saudara kita. Alhamdulillah hari ini bantuan dari BMA dapat kita salurkan langsung”, pungkasnya. Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis 26 September lalu. Setidaknya 43 unit Ruko di kawasan Simpang Lima Sinabang rata dilalap si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kebakaran ini mengakibatkan 45 Kepala Keluarga (134 jiwa) kehilangan tempat berusaha/tempat tinggal. Berdasarkan keterangan Kalaksa BPBD Simeulue, Zulfadli, ST, M.AP estimasi kerugian materil akibat kebakaran tersebut mencapai Rp. 31 milyar. (WA)
BERITA26/10/2024 | Wahyu Abadi
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Bimtek Pengelolaan ZIWaH yang diselenggarakan Baitul Mal Aceh
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Bimtek Pengelolaan ZIWaH yang diselenggarakan Baitul Mal Aceh
Pimpinan Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Zakat, Infak, Wakaf dan Harta Keagamaam Lainnya (ZIWaH) yang diselenggarakan Baitul Mal Aceh pada 21-23 Oktober di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Bimtek kelembagaan pada tahun 2024 dilaksanakan dalam empat tahap. Sementara itu Bimtek yang diikuti BMK simeulue merupakan tahap kedua bersama dengan perwakilan Baitul Mal Kabupaten/Kota (BMK) Subulussalam, Aceh Timur, Sabang dan Pidie Jaya. Adapun perwakilan BMK Simeulue berjumlah 9 orang yaitu Ketua Dewan Pengawas Fauzan, S.Ag, Sekretaris Dewan Pengawas Asludin, SE, M. Kes, Anggota Dewan Pengawas Meilis Nurhasanah, S. Ag, MA, Ketua Badan BMK Supriadi, Keanggotaan Badan Mauluddin, S.Sos, Alimas Jonsa, S.Sos, M. Si, Hendryadi, A.Md, Sahrim Amin, S.Pd, serta Kepala Sekretariat BMK Khairul Amin, SH. Ketua Badan BMA, Muhammad Haikal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya BMA untuk meningkatkan sinergi dan kapasitas seluruh Baitul Mal di Aceh. “Dengan bimbingan teknis ini, diharapkan pengelolaan zakat di Aceh dapat semakin baik dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Haikal. Bimtek tersebut menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang pengelolaan ZIWaH dari berbagai unsur yaitu Ketua DPS BMA Prof. Dr. Alyasa' Abubakar, MA, Kepala Bappeda Aceh, BPKA, serta Keanggotaan Badan BMA dan Kepala Sekretariat BMA. Para peserta diberikan materi dan pelatihan mengenai perencanaan yang efektif, pelaporan yang transparan, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel. Sementara itu, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi menyebutkan bahwa kegiatan tersebut kali pertama diadakan oleh BMA. Ia juga berharap agar tetap dilaksanakan setiap tahunnya karena sangat bermanfaat bagi BMK kabupaten/kota di Aceh, khususnya BMK Simeulue. "Dengan Bimtek ini semakin menguatkan kolaborasi kita di BMK terutama yang berkaitan dengan peran dan fungsi masing-masing unsur Dewas, Badan dan Sekretariat. Karena kita mengemban amanah dakwah Zakat yang tidak kecil, yakni dengan terus menerus mengajak, memfasilitasi dan melayani umat untuk mau melaksanakan kewajiban zakatnya", tutupnya.
BERITA24/10/2024 | Wahyu Abadi
HUT Ke-25 Tahun Simeulue, BMK Simeulue Ajak Masyarakat Berzakat dengan Mengutus 21 Da’i sebagai Khatib Jum’at
HUT Ke-25 Tahun Simeulue, BMK Simeulue Ajak Masyarakat Berzakat dengan Mengutus 21 Da’i sebagai Khatib Jum’at
Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengutus 21 Da'i dan Penceramah dari unsur Ulama, Tokoh Agama, Da'i Perbatasan dan Kementerian Agama untuk menjadi Khatib Jum’at pada kegiatan Kampanye Sadar Zakat melalui Mimbar Jum’at (11/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Peringatan Hari Jadi ke-25 Tahun Kabupaten Simeulue tanggal 12 Oktober 2024. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Simeulue resmi menjadi Kabupaten Otonom sejak berpisah dari Kabupaten Aceh Barat pada 12 Okotber 1999. Para Da’i tersebut menyampaikan khutbah Jum’at dengan judul “Refleksi Hari Jadi ke-25 Tahun Kabupaten Simeulue serta urgensi pengetasan kemiskinan melalui zakat dan infak”. Pada intinya khutbah tersebut mengajak masyarakat untuk sejenak melihat perjalanan panjang berdirinya Kabupaten Simeulue hingga hari ini. Sejak berdirinya Kabupaten ini, banyak pembangunan yang telah dinikmati oleh masyarakat Simeulue, karenanya hal tersebut patut disyukuri. Namun ditengah hiruk pikuk perayaan Hari Jadi ke-25 tersebut, masih banyak PR bersama yang harus dituntaskan, salah satunya yakni masalah kemiskinan. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Simeulue, pada tahun 2023 lalu, masih ada sebanyak 17,92 persen atau lebih dari 17 ribu masyarakat simeulue yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Karena itu, salah satu solusi untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan gerakan menunaikan zakat dan infak untuk membantu mereka yang membutuhkan. Sebagaimana diketahui zakat dan infak merupakan filantropi islam yang terbukti mampu mengatasi masalah kemiskinan sejak zaman Rasulullah SAW. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi mengatakan bahwa kegiatan Kampanye Sadar Zakat melalui Mimbar Jum’at hari ini merupakan tahap kedua pada tahun 2024. Ia juga menyebut bahwa sejak diluncurkannya kegiatan tersebut ada peningkatan terhadap penerimaan zakat dan infak di Baitul Mal Kabupaten Simeulue“ini merupakan tahap kedua. Alhamdulillah sejak kita luncurkan pada tahun 2023 yang lalu, penerimaan zakat dan infak kita mengalami peningkatan yang cukup siginfikan. Karena itu kegiatan ini Insya Allah akan terus kita laksanakan untuk mengingatkan para muzakki dan munfiq akan pentingnya menunaikan kewajiban zakat dan infak”, pungkasnya. Ia juga mengatakan bahwa BMK Simeulue jika dibutuhkan siap membantu menghitung dan menjemput zakat kaum muslimin di Kabupaten Simeulue serta mengajak para pedagang maupun pengusaha di Simeulue untuk berzakat di Simeulue tidak berzakat ke luar Simeulue. Hal ini sebagaimana ajaran agama Islam dimana harta didapat disitu ditunaikan zakat. (WA) beberapa dokumentasi:
BERITA11/10/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Berikan Santunan Bagi 1000 Anak Yatim Pada Peringatan Maulid Nabi Tingkat Kabupaten
BMK Simeulue Berikan Santunan Bagi 1000 Anak Yatim Pada Peringatan Maulid Nabi Tingkat Kabupaten
Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut serta berpartisipasi pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Simeulue, Rabu 9 Oktober 2024 di lapangan pendopo Bupati Simeulue. Acara peringatan maulid tersebut mengundang Ustadz Umar Ismail dari Banda Aceh untuk menyampaikan tausyiah seputar keteladanan Nabi Muhammad SAW. Pada momen tersebut Baitul Mal Kabupaten Simeulue memberikan santunan kepada 1000 anak yatim se-Kabupaten Simeulue yang diserahkan secara simbolis oleh Pj Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi, SE, MM kepada 250 perwakilan anak yatim dari 10 Kecamatan. Pj Bupati Simeulue mengatakan bahwa peringatan event keagamaan tersebut bertepatan dengan HUT ke-25 Tahun Kabupaten Simeulue. Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menyiapkan 25 Kuah Beulangong untuk menjamu para tamu undangan serta masyarakat Kabupaten Simeulue.“Kita juga menjamu 250 anak yatim serta menyantuni 1000 anak yatim melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Semoga kegiatan ini mendapat berkah sehingga Simeulue semakin maju dan jaya”, katanya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi mengatakan bahwa pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal kepada anak yatim yang ada di Kabupaten Simeulue.“Ini merupakan bagian dari tugas kita untuk memperhatikan mereka (anak yatim) sebagaimana ajaran agama kita bahwa anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama. Alhamdulillah program ini menjadi kegiatan rutin tahunan di Baitul Mal Kabupaten Simeulue”, jelasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para Muzakki (mereka yang berzakat) dan Munfiq (mereka yang berinfak)."terima kasih kepada para Muzakki dan Munfiq yang telah menunaikan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Kab. Simeulue. Semoga diberikan keberkahan harta serta dilipatgandakan oleh Allah SWT, aamiin". Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda, para Kepala SKPK, Badan dan Kantor, Para Camat, Kepala Desa, Organisasi Masyarakat,, serta berbagai lapisan masyarakat lainnya.
BERITA11/10/2024 | Wahyu Abadi
Pj. Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Simeulue sebesar Rp. 125 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
Pj. Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Simeulue sebesar Rp. 125 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Simpang Lima Sinabang pada Kamis 3 Oktober 2024. Bantuan sebesar Rp. 125 juta diserahkan secara simbolis oleh Pj. Bupati Simeulue Teuku Reza Pahlevi, SE, MM kepada para korban yang diterima oleh Kepala Desa Sinabang. Penyerahan bantuan tersebut didampingi Pj. Sekda Simeulue Dodi Juliardi Bas, S.STP, MM, Asisten II Setdakab Simeulue Deddi Erisma, SE, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Mauluddin, S.Sos, Hendrayadi A. Md dan Sahrim Amin, S.Pd.I, Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH serta Camat Simeulue Timur Ali Afwan, SP. Pj Bupati Simeulue menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada korban musibah kebakaran serta terus berupaya melakukan yang terbaik agar kondisi para korban dapat segera pulih. Ia juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue dengan penyaluran santunan tersebut. "Alhamdulillah dari Baitul Mal Simeulue ada 125 juta, ini merupakan salah satu (bantuan) yang terbesar bersumber dari zakat dan infak para ASN, pengusaha dan masyarakat dalam Kabupaten Simeulue yang ditunaikan melalui Baitul Mal. Karena itu percayalah kepada Baitul Mal Simeulue sebagaimana hari ini bantuan dapat disalurkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang ditimpa musibah", kata Reza. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Simeulue yang akrab disapa Ampon Reza juga memberikan motivasi kepada korban."Saya mengajak kita untuk bangkit bersama dari peristiwa ini dan tidak berlarut dalam kesedihan, mari kita tatap masa depan yang lebih baik", tambahnya. Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi juga berharap agar para korban diberikan kekuatan oleh Allah dalam menghadapi musibah tersebut."Semoga para korban diberikan kesabaran atas musibah yang terjadi. Allah tidak membebankan musibah melainkan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya" tutupnya. Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis 26 September lalu. Setidaknya 43 unit Ruko di kawasan Simpang Lima Sinabang rata dilalap si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kebakaran ini mengakibatkan 45 Kepala Keluarga (134 jiwa) kehilangan tempat berusaha/tempat tinggal. Berdasarkan keterangan Kalaksa BPBD Simeulue, Zulfadli, ST, M.AP estimasi kerugian materil akibat kebakaran tersebut mencapai Rp. 31 milyar. Sebagian besar korban kebakaran kini mengungsi di beberapa lokasi diantaranya Komplek Masjid Al-Falaq, Islamic Center serta rumah kaum kerabat dan keluarga terdekat. (WA) rekening-baitul-mal-baitul-mal-simeuluewakaf Baitul Mal Simeulue
BERITA03/10/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Lakukan Penyaluran Paket Kurban BAZNAS-Mitratel Tahun 2024
BMK Simeulue Lakukan Penyaluran Paket Kurban BAZNAS-Mitratel Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan penyaluran ratusan paket daging kurban di Desa Ujung Harapan, Kec. Simeulue Barat dan Desa Tanjung Raya, Kec. Teluk Dalam, Sabtu, 31 Agustus 2024. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara BAZNAS RI dengan PT. Daya Mitra Telekomunikasi tbk (Mitratel) dan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengurangan stunting bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan tema “Sebar Berkah di Wilayah Terluar Indonesia”. Program ini didasari oleh 3 hal, yaitu Keikhlasan, Pemerataan dan Berbagi Bersama. Daging kurban tersebut disalurkan langsung oleh Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue bersama dengan perwakilan PT. Mitratel tbk wilayah Sumbagut. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK, Mauluddin, S.Sos, Ali Masjonsa, S.Sos, Sahrim Amin, S.Pd.I dan Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH beserta staf. Masyarakat juga terlihat sangat antusias menerima paket kurban yang diberikan oleh petugas. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait atas penyaluran daging kurban tersebut bagi masyarakat Kabupaten Simeulue. “Terima kasih kepada BAZNAS RI dan PT. Mitratel yang telah menjadikan Simeulue sebagai salah satu target penyaluran daging kurban tahun ini. Semoga program ini terus berlanjut kedepannya dan Simeulue tetap menjadi prioritas penyaluran program ini. Mudah-mudahan kerjasama ini terus terbangun dan program-program Baznas RI pun akan semakin banyak dirasakan manfaatnya oleh mustahik yang ada di Kabupaten Simeulue”, kata Supriadi. Sebagaimana diketahui, kurban merupakan ibadah sosial yang memiliki dimensi ekonomi, pemberdayaan dan pemerataan. Kurban tidak hanya sebagai bentuk ibadah personal yang dianjurkan bagi umat Islam, namun juga sebuah kontribusi dalam pemerataan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar Indonesia.
BERITA31/08/2024 | Wahyu Abadi
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Seminar Internasional 2ndAISZAWA 2024
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Seminar Internasional 2ndAISZAWA 2024
Ketua Badan BMK, Supriadi dan Keanggotaan Badan BMK, Sahrim Amin, S.Pd.I serta Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH mengikuti kegiatan Aceh International Seminar on Zakat and Wakaf (AISZAWA) tahun 2024. Seminar internasional tersebut berlangsung selama dua hari yakni 26-27 Agustus. Pada hari pertama dibuka oleh Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag di Landmark BSI Banda Aceh. Sementara hari kedua dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Dr Nazaruddin A. Wahid, MA di Gedung Teater Room FEBI UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut terlaksana atas inisiasi Baitul Mal Aceh (BMA) yang berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan sejak tahun lalu. Pada tahun ini, 2nd AISZAWA mengangkat tema 'Zakat dan Wakaf untuk Kemakmuran: Menyatukan Kesejahteraan Ekonomi dan Spritual'. Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Mohammad Haikal, ST., M.I.F.P dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mempelajari pola-pola yang dilakukan oleh lembaga filantropi di dunia untuk memaksimalkan potensi zakat dan wakaf. “Salah satu fokus utama kita adalah melihat bagaimana negara-negara lain, terutama dalam konteks pemberdayaan muallaf, telah berhasil memanfaatkan potensi zakat dan wakaf untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Haikal. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara ternama para pegiat filantropi dari luar maupun dalam negeri. Diantaranya, Muhsin Nor Paizin, Manager Akademi Zakat Pusat Pungutan Zakat – MAIWP, Kuala Lumpur Malaysia, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Ph.D, Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI, Datok Dr. Mohd Ghazali Md Noor, Secretary General World Zakat and Waqf Forum, serta beberapa pembicara lainnya. Seminar ini memberikan pengetahuan dasar terkait Manajemen Zakat dan Wakaf serta pemberdayaan Muallaf ditinjau dari berbagai aspek seperti regulasi, tatakelola, hingga contoh pengelolaannya di negara lain, dengan harapan agar dapat diterapkan khususnya di Aceh. Selain itu, kegiatan ini juga mengahasilkan sejumlah rekomendasi untuk diimplementasikan demi terselenggaranya pengelolaan zakat dan infak yang lebih baik. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Dekan FEBI UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Hafas Furqani, M.Ec. Acara tersebut turut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari para akademisi, perwakilan Lembaga Amil Zakat swasta, unsur Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), serta amil dari Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal dari 23 kabupaten/kota.
BERITA28/08/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Adakan Rapat Teknis Dengan Calon Penerima Rehab Rumah Tahun 2024
BMK Simeulue Adakan Rapat Teknis Dengan Calon Penerima Rehab Rumah Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengadakan rapat teknis Program Rehabiltasi Rumah Fakir dan Miskin Tahun 2024. Pertemuan tersebut menghadirkan para calon mustahik (penerima manfaat) program rehab rumah didampingi oleh Kepala Desanya. Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Senin, 19 Agustus 2024. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari dana infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini juga telah dilakukan tahun 2023 sebanyak 50 Unit yang terdapat di 10 Kecamatan. “Alhamdulillah, untuk tahun 2024 ini, ada sebanyak 81 unit rumah yang akan direhab dengan kategori rehab berat, sedang, dan ringan sesuai kondisi rumah penerima manfaat dan hasil validasi oleh tim BMK Simeulue”, katanya. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi berharap agar dana yang nantinya diberikan digunakan semaksimal mungkin untuk merehab rumah mustahik. “Dana ini nantinya akan dikelola oleh penerima manfaat, tentunya dengan pendampingan dan pengawasan dari Baitul Mal dan aparat Desa. Harapan kami agar dana ini benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan rehab rumah bapak/ibu. Jangan disalahgunakan untuk keperluan lain”, tambahnya. Pada kesempatan itu, turut diundang Dewan Pengawas BMK Simeulue, dalam hal ini dihadiri oleh Sekretaris Dewan Pengawas BMK Simeulue sekaligus Asisten I Setdakab Simeulue, Asludin, SE, M.Kes. Dalam arahannya, ia menyampaikan agar para Kepala Desa memberikan pendampingan dan pengawasan kepada mustahik. “kami juga berpesan kepada para Kepala Desa yang hadir untuk mendampingi dan mengawasi jalannya program ini agar tidak menjadi polemik dan berjalan dengan sebaik-baiknya”, kata Asludin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Hendrayadi, A,Md, dan Sahrim Amin, S.Pd.I, serta para Kasubbag Sekretariat BMK Simeulue.
BERITA19/08/2024 | Wahyu Abadi
Amil BMK Simeulue Ikuti Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan oleh BMA
Amil BMK Simeulue Ikuti Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan oleh BMA
Baitul Mal Aceh menggelar Pelatihan Jurnalistik Tahun 2024 di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu, (31/7) dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Amil untuk Menaikkan Citra Lembaga Filantropi". Dua orang Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut mengikuti Pelatihan tersebut, antara lain Titan Ardilla, SE selaku Kasubbag Perencanaan dan Publikasi serta Wahyu Abadi, SH, Tenaga Relawan BMK Simeulue. Kegiatan tersebut diikuti oleh masing-masing dua orang perwakilan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh dan dibuka langsung oleh Keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh, Dr. Abdul Rani. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa kemampuan jurnalistik harus dimiliki oleh amil agar informasi tersampaikan dengan baik. "Dasar seorang amil dalam menjalankan tugasnya, terutama yang terkait dengan jurnalisme dan humas di Baitul Mal yaitu At-taubah ayat 103 dan Al-Hujurat ayat 6 tadi. Karenanya, seorang amil harus memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni", jelasnya. Pelatihan tersebut terdiri dari empat sesi dengan empat narasumber. Sesi pertama disampaikan oleh T. Setia Budi, mantan Sekda Aceh yang saat ini sebagai salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Syariah (DPS) Baitul Mal Aceh. Ia memaparkan perihal ilmu komunikasi serta dampaknya yang signifikan terhadap lembaga atau instansi. Pembahasannya menitik beratkan bagaimana suatu informasi disampaikan secara efektif dan efisien sehingga mampu diterima dengan baik oleh khalayak umum. Sesi kedua diisi oleh Reza Munawir, salah seorang wartawan senior yang telah malang melintang di dunia jurnalisme. Ia mengupas teknik-teknik mengemas sebuah berita yang memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik. Selain itu, Reza juga menerangkan bagaimana proses kreatif pengambilan gambar dan video yang sering diterapkan oleh media massa pada umumnya. Setelah ishoma, dilanjutkan dengan sesi ketiga yang dipaparkan oleh Muarif Rahmat yang bekerja di Humas Dinas Perhubungan Provinsi Aceh. Arif menjelaskan mengenai manajemen pengelolaan media yang baik di sebuah lembaga agar tertata dengan rapi dan profesional. Ia juga memberikan beberapa contoh media sosial milik lembaga/instansi yang dapat dijadikan sebagai rujukan dalam memproduksi konten-konten di Baitul Mal Kabupaten/Kota kedepannya. Sementara itu, sesi terakhir diisi oleh Arif Arham, Kabag Pengumpulan Sekretariat Baitul Mal Aceh. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran website pada Baitul Mal dalam melayani masyarakat. Ia memberikan contoh bagaimana fitur-fitur yang ada di website Baitul Mal Aceh berusaha mengakomodir kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai Baitul Mal. Melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi terwujudnya tata kelola informasi yang baik di Lembaga Baitul Mal se-Aceh.
BERITA31/07/2024 | Wahyu Abadi
Ajak Masyarakat Berzakat, BMK Simeulue Lakukan Kampanye Sadar Zakat Melalui Mimbar Jum’at
Ajak Masyarakat Berzakat, BMK Simeulue Lakukan Kampanye Sadar Zakat Melalui Mimbar Jum’at
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue melaksanakan kegiatan kampanye sadar zakat melalui mimbar jum’at. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Jum’at, 26 Juli 2024. BMK Simeulue menggandeng para ulama, para da’i, penyuluh agama dan unsur kemenang yang bertindak sebagai Khatib Jum’at di 12 titik masjid dalam 10 Kecamatan. Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi mengatakan bahwa kampanye sadar zakat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue setiap tahunnya. “Insya Allah rutin kita lakukan setiap tahunnya, untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat akan kewajiban zakat. Untuk tahun 2024, ada dua tahap, ini tahap pertama dan masih ada satu tahap lagi. Sejak 2023, kampanye sadar zakat baik melalui safari jum’at maupun safari ramadhan sudah 4 (empat) kali kita laksanakan, dan alhamdulillah ada peningkatan penerimaan zakat dan infak kita”, kata Supriadi. Ia juga menyebut pentingnya kerja sama seluruh pihak agar gerakan sadar zakat ini semakin bergema dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami berharap adanya kolaborasi, baik itu para stakeholder, ulama, dai, para penyuluh agama, para tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan zakat. Sehingga, akan semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat terbantu baik itu para fakir dan miskin, anak yatim, lembaga pendidikan, masjid dan meunasah, para santri, mahasiswa, dan lainnya”, sambungnya. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan momentum Tahun Baru Islam 1446 H. BMK Simeulue mengusung judul khutbah “Kewajiban Berzakat dan Korelasinya dengan Momentum Hijrah Nabi SAW”. Momentum Hijrah Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai dengan hijrah secara fisik. Dalam konteks kekinian, hijrah dimaknai dengan perubahan sikap dan perbuatan seseorang agar semakin dekat dengan Rabb-Nya. Nabi dan Para sahabat dahulu berhijrah dari Makkah menuju Madinah dengan meninggalkan harta dan keluarganya sebagai bukti ketaatan kepada Allah SWT. Salah satu ungkapan ketaatan tersebut yakni mengikis kecintaan terhadap harta benda, dengan menunaikan zakat dan infak. Kontributor: Wahyu Abadi Beberapa Dokumentasi Kegiatan:
BERITA26/07/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Ikuti Rapat Teknis Penyaluran Kurban BAZNAS RI Tahun 2024
BMK Simeulue Ikuti Rapat Teknis Penyaluran Kurban BAZNAS RI Tahun 2024
Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue merupakan satu-satunya Kabupaten/Kota di Aceh yang menjadi sasaran Program Penyaluran Daging Kurban dari BAZNAS Republik Indonesia. Program Penyaluran Daging Kurban ini atas kerjasama antara BAZNAS dan PT Daya Mitra Telekomunikasi tbk (Mitratel) dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengurangan stunting dan dilaksanakan dalam rangka memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1445 H. Sebelumnya, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko telah menyerahkan secara simbolis dana kurban kepada BAZNAS, yang diterima oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, di Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Jumat, 14 Juni 2024). Penyaluran paket kurban tersebut direncanakan akan disalurkan pada bulan Agustus mendatang. Mengenai Teknis Pendistribusian, BAZNAS RI mengundang 25 Badan Amil Zakat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk hadir dalam rapat teknis secara daring/online melalui zoom meeting pada Rabu, 24 Juli 2024 Pukul 10.00 – 12.00 WIB. Pada Rapat teknis bersama BAZNAS, perwakilan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dihadiri langsung oleh Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Sahrim Amin, S.Pd dan Hendrayadi, A.Md, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH serta Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BAZNAS RI yang telah menjadikan Kabupaten Simeulue sebagai salah satu sasaran program penyaluran kurban tahun 2024. “Alhamdulillah, tahun ini Simeulue menjadi salah satu prioritas sebagai penerima program penyaluran kurban. Terima kasih kami ucapkan kepada BAZNAS RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Insya Allah kita akan terus bangun komunikasi agar program-program BAZNAS ini semakin banyak dirasakan oleh masyarakat Simeulue” ungkap Supriadi.
BERITA26/07/2024 | Wahyu Abadi
Lebih Dari 375 Anak Ikuti Program Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Lebih Dari 375 Anak Ikuti Program Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue melaksanakan Program Sunat Massal bagi anak fakir dan miskin yang ada di Kabupaten Simeulue. Setidaknya ada 375 anak yang terdaftar dalam program ini dan masih ada penambahan di beberapa Kecamatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 15 titik Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) yang tersebar di 10 Kecamatan selama 4 hari, sejak tanggal 2-5 Juli 2024. Raut bahagia terlukis di wajah para peserta sunat massal menyambut kedatangan Amil BMK Simeulue di Puskesmas setempat. Beberapa terlihat sedikit cemas, namun berusaha ditenangkan oleh orang tuanya yang hadir mendampingi. Setelah penyampaian teknis pelaksanaan kegiatan, Amil BMK Simeulue, Kepala Puskesmas setempat, tim medis, para peserta sunat massal serta beberapa orang tua/wali pun berpose bersama. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyampaikan bahwa program sunat massal berjalan dengan baik sesuai harapan. “Alhamdulillah, berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Tentunya ini adalah buah kerjasama semua pihak. Karena itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Puskesmas, para tim medis, Pemerintah Desa, para orang tua/wali, khususnya para Amil BMK Simeulue sehingga kegiatan ini terselenggara dengan baik,” katanya. Supriadi juga mengungkapkan bahwa kegiatan sunat massal ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat setempat. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap kegiatan ini. Bahkan, mereka berharap agar sunat massal menjadi program tetap tahunan di BMK Simeulue. Hal senada juga disampaikan oleh para Kepala Puskesmas di setiap Kecamatan. Karenanya, kami juga mengajak para muzakki serta para aghniya untuk menunaikan zakatnya melalui BMK Simeulue sehingga kita bisa membantu keluarga fakir dan miskin yang ada di Kabupaten Simeulue, khususnya melalui program sunat massal ini di tahun-tahun berikutnya” tutup Supriadi. Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Teupah Barat, Marnita, S.ST., M.KM turut menyampaikan apresiasinya terhadap program sunat massal tersebut. “pertama sekali, terima kasih kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Kita sangat senang dikarenakan saudara-saudara kita dapat mengikutsertakan anaknya sebagai peserta khitan massal ini. Mengenai petugas, alat-alat dan juga obat-obatan sudah kita siapkan bahkan H-5 sebelum pelaksanaan kegiatan. Mungkin sedikit saja kendala, ada 1 atau 2 keluarga yang belum mengetahui informasi adanya kegiatan ini sehingga harus mendaftar dan dilaksanakan beberapa hari kemudian”, pungkasnya. Kegiatan dilakukan selama 4 hari yang terbagi kepada 2 tahap. Tahap satu terdiri dari Kecamatan Simeulue Timur (2 Puskesmas), Teupah Barat (1 Puskesmas), Salang (2 Puskesmas), Alafan (2 Puskesmas) dan Teluk Dalam (2 Puskesmas). Sedangkan tahap kedua terdiri dari Kecamatan Simeulue Tengah (1 Puskesmas), Simeulue Cut (1 Puskesmas), Teupah Selatan (2 Puskesmas), Teupah Tengah (1 Puskesmas) dan Simeulue Barat (1 Puskesmas). Selain sunat gratis, para peserta sunat massal juga diberikan uang saku sebagai bentuk dukungan dan perhatian dari BMK Simeulue. Kontributor: Wahyu Abadi Beberapa Dokumentasi Kegiatan:
BERITA04/07/2024 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Kegiatan Penguatan Lembaga Dan Upgrade Kompetensi SDM Amil
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Kegiatan Penguatan Lembaga Dan Upgrade Kompetensi SDM Amil
Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengikuti kegiatan penguatan lembaga dan upgrade kompetensi SDM amil yang diselenggarakan di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Sabtu, (29/06). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang terdiri dari Para Kasubbag Sekretariat BMK Simeulue, Tenaga Profesional BMK Simeulue serta Staf Sekretariat BMK Simeulue. Sementara itu sebagai pemateri yaitu Risky Aulia, S.Pd.I dan Riza Rahmi, MPRA selaku Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dan SDM Amil merupakan salah satu prioritas Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “kegiatan ini memang telah direncanakan sebelumnya sebagaimana telah terakomodir dalam DPA Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Momen ini bertepatan dengan keberadaan Bapak/Ibu dari Baitul Mal Aceh yang sedang bertugas di Kabupaten Simeulue. Oleh karena itu, kami mengambil kesempatan tersebut agar Bapak/Ibu dari BMA ini dapat membagikan ilmunya kepada Amil BMK Simeulue,” katanya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam arahannya mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dan kapasitas amil merupakan hal yang sangat penting bagi penguatan lembaga BMK Simeulue. “mari kita ikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin, bersama para pemateri kita memang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, terutama terkait dengan fundraising zakat. Kita berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas amil BMK Simeulue serta mampu memberikan feedback yang positif bagi instansi serta masyarakat Kabupaten Simeulue pada umumnya,” kata Supriadi. Dalam pemaparannya, Risky Aulia, S.Pd.I menyampaikan materi terkait dengan integritas amil. Ia menjelaskan beberapa prinsip dan syarat yang perlu dipenuhi oleh para amil seperti memahami fiqih terkait zakat, memiliki dedikasi yang kuat, amanah, transparansi dan profesional, menjaga kualitas ibadahnya, memiliki akhlak yang mulia, inovatif dan efisiensi serta memiliki kemampuan teknis lainnya. “Semua prinsip tersebut merupakan prinsip dasar yang harus dimiliki para amil agar mampu menjalankan tugas dengan baik. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa topik mengenai zakat ini jarang sekali dibahas oleh para pendakwah kita, bahkan ada penelitian yang membuktikan hal tersebut. Karena itu, seharusnya amil zakat menjadi corong dalam mensosialisasikan zakat, infak, wakaf serta harta agama lainnya,” katanya. Pada sesi lain, Riza Rahmi, MPRA dalam penyampainnya mengatakan bahwa fundraising zakat merupakan hal yang penting, namun seringkali diabaikan. “pada lembaga Amil Zakat resmi pemerintah seperti Baitul Mal, fundraising ini mungkin jarang mendapat perhatian kita. Akan tetapi sebagai amil, ini merupakan tugas dan tanggungjawab kita bagaimana memberikan pemahaman kepada calon muzakki serta mengajak mereka untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal. Tentunya setiap orang itu berbeda-beda pemahaman dan karakteristiknya sehingga berbeda pula penanganannya,” ucap Riza. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara pemateri dan peserta sosialisasi. Para peserta terlihat begitu antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber sesekali juga terdengar gelak tawa yang mencairkan suasana. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA29/06/2024 | Wahyu Abadi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat