WhatsApp Icon
Momentum Idul Adha: Ketika Pisau Keikhlasan Menyembelih Kesombongan Manusia

Ada manusia yang mampu menaklukkan dunia, namun gagal menaklukkan dirinya sendiri. Ada yang terlihat kaya raya, terpandang, dipuji dan dihormati, tetapi diam-diam diperbudak oleh kesombongan yang bersarang di dalam hati. Dan seringkali, yang paling sulit disembelih bukanlah hewan qurban, melainkan ego, gengsi, dan keakuan yang tumbuh liar dalam jiwa manusia.

Maka Idul Adha hadir bukan sekadar membawa gema takbir dan aroma daging qurban. Ia datang membawa pelajaran besar tentang keikhlasan, pengorbanan, dan penghancuran kesombongan manusia di hadapan Allah Swt.

Kisah agung Nabi Ibrahim ‘alaihis salam menjadi pelajaran yang tidak pernah lekang oleh zaman. Ketika Allah Swt memerintahkannya untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail ‘alaihis salam, beliau tidak membantah. Padahal Ismail bukan sekadar seorang anak. Ia adalah penantian panjang yang hadir setelah usia senja, cahaya mata, harapan masa depan, dan buah cinta yang sangat dicintai. Namun ketika cinta kepada Allah dipanggil, Nabi Ibrahim memilih taat meski hati seorang ayah pasti bergetar.

Dan lebih menggetarkan lagi, Nabi Ismail menjawab dengan penuh ketundukan:

“Wahai Ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”(QS. Ash-Shaffat: 102)

Betapa luar biasanya keluarga ini. Tidak ada perlawanan. Tidak ada ego. Tidak ada kesombongan manusia di hadapan kehendak Tuhan. Yang ada hanyalah kepasrahan total kepada Allah Swt. Di situlah sesungguhnya makna qurban dimulai.

Qurban bukan hanya tentang darah yang mengalir atau daging yang dibagikan. Allah Swt telah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa darah dan daging itu tidak akan sampai kepada-Nya. Yang sampai adalah ketakwaan dan keikhlasan dari hati manusia. Artinya, inti dari qurban bukan terletak pada besarnya hewan yang disembelih, melainkan pada sejauh mana manusia mampu menyembelih sifat buruk dalam dirinya sendiri.

Karena itu, Idul Adha sejatinya adalah momentum penyembelihan terbesar: menyembelih sifat sombong yang merasa diri paling hebat, menyembelih kerakusan yang tak pernah puas, menyembelih hati yang terlalu mencintai dunia, dan menyembelih ego yang selalu ingin dipuji manusia.

Betapa banyak orang yang mampu membeli hewan qurban, tetapi belum mampu mengorbankan keserakahannya. Betapa banyak yang mampu bertakbir dengan suara lantang, tetapi masih merendahkan sesama dengan kesombongan. Betapa banyak yang rela kehilangan harta, tetapi tidak rela kehilangan gengsi dan kedudukan.

Padahal di hadapan Allah Swt, manusia tidak dinilai dari mahalnya pakaian, tingginya jabatan, banyaknya pengikut, ataupun luasnya kekuasaan. Allah melihat hati yang tunduk, jiwa yang ikhlas, dan hamba yang rendah hati.

Idul Adha mengajarkan bahwa semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin lembut pula hatinya kepada manusia. Orang yang benar-benar bertakwa tidak akan sibuk meninggikan diri, karena ia sadar bahwa semua yang dimilikinya hanyalah titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh Sang Pemilik kehidupan.

Lihatlah hewan qurban itu. Ia rebah di tanah tanpa kesombongan. Sementara manusia sering berjalan di bumi dengan dada penuh keangkuhan. Padahal suatu saat nanti, manusia pun akan kembali rebah ke tanah yang sama; tanpa jabatan, tanpa pujian, tanpa kemewahan yang selama ini dibanggakan.

Maka sebelum ajal menyembelih usia kita, sembelihlah lebih dahulu kesombongan dalam diri. Sebelum tubuh terbujur kaku tanpa daya, tundukkanlah hati di hadapan Allah Swt. Dan sebelum dunia meninggalkan kita, belajarlah melepaskan segala yang membuat hati terlalu terpaut kepadanya.

Hari raya ini seharusnya tidak hanya membuat halaman masjid dipenuhi hewan qurban, tetapi juga membuat jiwa manusia dipenuhi keikhlasan. Sebab dunia hari ini terlalu banyak melahirkan manusia yang ingin dipuji, namun sedikit yang benar-benar tulus. Banyak yang ingin terlihat dermawan, tetapi sedikit yang ikhlas berkorban tanpa ingin disebut.

Karena itu, mari jadikan Idul Adha sebagai titik balik kehidupan. Bukan hanya momentum berbagi daging, tetapi momentum memperbaiki hati. Bukan sekadar menyembelih kambing dan sapi, tetapi menyembelih sifat angkuh yang menjauhkan manusia dari rahmat Ilahi.

Pada akhirnya, yang paling mulia di sisi Allah bukanlah yang paling kaya, paling terkenal, atau paling berkuasa. Melainkan mereka yang paling ikhlas dalam beribadah, paling tulus dalam berkorban, dan paling rendah hati dalam menjalani kehidupan.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga pisau keikhlasan benar-benar mampu menyembelih kesombongan yang masih hidup dalam diri kita.

Penulis:

Supriadi Mohd. Atam

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue

Wakil Ketua II Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Simeulue

 

26/05/2026 | Kontributor: Supriadi Mohammad Atam
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Gelar Rakor Pembentukan UPZ sebagai Upaya Peningkatan Pengumpulan Zakat dan Infak

SIMEULUE — Dalam upaya meningkatkan pengumpulan serta memperkuat tata kelola zakat dan infak di Kabupaten Simeulue, Baitul Mal Kabupaten Simeulue menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Selasa (19/5/2026), di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Taufik Hidayah, SH, dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana pembentukan UPZ sebagai upaya mempercepat realisasi target pengumpulan Zakat dan Infak Tahun 2026 di Kabupaten Simeulue.

Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, dalam paparannya menyampaikan bahwa potensi zakat dan infak di Kabupaten Simeulue sejatinya sangat besar, namun hingga saat ini belum tergali secara optimal.

Ia menjelaskan, Pembentukan UPZ dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan zakat sekaligus memperkuat sistem pengelolaannya secara profesional, transparan, dan amanah.

Pembentukan UPZ ini direncanakan pada sejumlah instansi seperti Dinas Pendidikan Kab. Simeulue, Masjid Agung Tgk. Khalilullah dan Baiturrahmah, UPTD RSUD Simeulue, Masjid An-Nur Sinabang dan Masjid Babussalam Kampung Aie.

Rapat koordinasi tersebut turut membahas mekanisme kerja, struktur organisasi, tugas, serta pola koordinasi antara UPZ dengan Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Para peserta juga menyambut positif rencana pembentukan UPZ sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran zakat dan infak bagi pembangunan sosial masyarakat.

Melalui UPZ ini diharapkan dapat membangun ekosistem filantropi Islam yang lebih kuat di Simeulue. Zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi instrumen sosial yang mampu memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kab. Simeulue, Syafrinudin, SH, MH, Ketua Dewan Pengawas BMK Simeulue, Fauzan, S.Ag, MH, Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Taufik Hidayah, SH, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kab. Simeulue, Salfianto, S.Pd, MM, Kepala UPTD Pengelolaan Masjid Agung Tgk. Khalilullah dan Masjid Baiturrahmah, Rusdy, S.HI, ME, Kasubbag. Umum UPTD RSUD Simeulue, Ronina, S.KM, M.KM, Ketua BKM An-Nur Sinabang, Drs. H. Fadhlun, HR, serta para Kasubbag. Pada Sekretariat BMK Simeulue. (WA)

19/05/2026 | Kontributor: Wahyu Abadi
PENDAFTARAN BANTUAN BEASISWA MAHASISWA TUGAS AKHIR 2026

Dibuka pendaftaran Bantuan Beasiswa Mahasiswa Tugas Akhir Baitul Mal Kabupaten Simeulue Tahun 2026:

  • Mahasiswa dari keluarga miskin
  • berasal dari Kabupaten Simeulue
  • Bukan anak ASN (PNS/PPPK)
  • Sedang menyusun skripsi/KTI
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun
  • Bukan penerima beasiswa Pemkab dan Baitul Mal Kab. Simeulue Tahun Anggaran 2025
  • Strata-1/Diploma-IV dan Diploma-III

 

Syarat Administrasi:

  • Permohonan
  • Fotocopy SK Pembimbing
  • Fotocopy Transkrip NIlai
  • Surat Pernyataan tdk sedang menerima beasiswa dari pihak manapun
  • Surat Aktif Kuliah
  • Surat Keterangan Tidak Mampu
  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy KK
  • Fotocopy Buku Rekening

Pendaftaran : 15 s.d 30 Mei 2026

Link Pendaftaran : https://bit.ly/BeasiswaTugasAkhirBMK2026

Berkas diupload di link dan diantar ke Kantor Sekretariat BMK Simeulue

15/05/2026 | Kontributor: Humas BMK
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Akan Salurkan Bantuan Konsumtif untuk 3.460 Fakir Miskin

Simeulue (24/04/2026) – Baitul Mal Kabupaten Simeulue akan menyalurkan bantuan konsumtif kepada sebanyak 3.460 fakir miskin di wilayah Kabupaten Simeulue. Program ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya fakir miskin yang telah terdata.

“Insya Allah bantuan konsumtif ini akan segera disalurkan kepada 3.460 penerima yang tersebar di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue,” ujar Supriadi.

Sementara itu, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Taufik Hidayah, SH, mengatakan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan secara non tunai melalui rekening masing-masing penerima.

Menurutnya, penyaluran dilakukan berdasarkan Data Hasil Verifikasi (DHV) dari masing-masing desa yang telah disetujui oleh Kepala Desa, Ketua BPD, serta Ketua Baitul Mal Desa berdasarkan kriteria dan persyaratan yang ditetapkan oleh BMK Simeulue.

Namun hingga saat ini, penyaluran belum dapat dilakukan karena masih menunggu data yang belum seluruhnya masuk dari desa-desa.

“Penyaluran secara non tunai ini dilakukan agar proses bantuan lebih transparan, tepat sasaran, dan memudahkan penerima dalam menerima haknya,” jelas Taufik Hidayah.

Pada kesempatan itu juga, Supriadi mengajak seluruh masyarakat Simeulue yang telah sampai nisab dan haul hartanya agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi pemerintah, yakni Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Sementara bagi masyarakat yang belum mencapai nisab, ia mengimbau agar menyalurkan infak sebesar 1 persen.

Hal tersebut, kata Supriadi, sesuai amanah Pasal 102 ayat (1) dan (2) Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal.

Pada Pasal 102 ayat (1) disebutkan, “Setiap orang yang beragama Islam atau Badan Usaha yang dimiliki oleh orang Islam dan berdomisili dan/atau melakukan kegiatan usaha di Aceh yang memenuhi syarat sebagai Muzakki wajib menunaikan Zakat melalui Baitul Mal.”

Sementara pada ayat (2) dijelaskan, “Setiap orang atau Badan Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang tidak memenuhi syarat sebagai Muzakki, dapat membayar Infak kepada Baitul Mal setempat sesuai dengan ketentuan syari’at.”

Dengan adanya program tersebut, diharapkan bantuan ini nantinya dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat fakir miskin serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Simeulue. (Humas BMK)

24/04/2026 | Kontributor: Humas BMK
Perkuat Tata Kelola Wakaf, Baitul Mal Simeulue Hadiri Bimtek Nazir se-Aceh

BANDA ACEH — Upaya penguatan tata kelola wakaf sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi umat terus digalakkan di Aceh. Hal ini tercermin dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nazir Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta dari unsur badan dan sekretariat Baitul Mal kabupaten/kota se-Aceh, termasuk perwakilan dari Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, Kepala Sekretariat Taufik Hidayah, SH, serta Kasubbag Perencanaan dan Publikasi Titan Afdilla, SE. 

Anggota Badan Baitul Mal Aceh, Fahmi M Nasir, M.CL, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemanfaatan wakaf di Aceh masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme operasional wakaf, khususnya dalam menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

“Wakaf seharusnya tidak hanya berhenti pada aspek ibadah, tetapi juga menjadi instrumen produktif yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Fahmi menambahkan, tata kelola wakaf yang profesional menjadi kunci utama dalam mendorong optimalisasi sektor ini. Ia menekankan pentingnya sistem pengendalian internal, manajemen risiko, audit berkala, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga mendorong adanya inovasi dalam pengembangan wakaf, seperti pemanfaatan skema keuangan Islam modern, termasuk wakaf uang, wakaf digital, hingga model kolaborasi dengan sektor swasta.

Sementara itu, Anggota Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh, Dr. HA Gani Isa, menekankan pentingnya percepatan implementasi wakaf produktif di Aceh. Ia menyebutkan bahwa wakaf uang kini telah memiliki dasar hukum yang kuat dan perlu segera dioptimalkan sebagai bagian dari pembangunan dana abadi umat.

Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas nazir, khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan wakaf yang semakin kompleks di era modern.

“Kegiatan ini sangat strategis dalam memperkuat pemahaman dan kompetensi kami sebagai pengelola wakaf di daerah. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat kami implementasikan secara konkret di Kabupaten Simeulue, sehingga wakaf benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Baitul Mal Kabupaten Simeulue untuk terus berbenah dalam tata kelola wakaf, termasuk mendorong inovasi dan transparansi dalam pengelolaan aset wakaf.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 8 April 2026 ini, diharapkan mampu melahirkan nazir yang amanah dan profesional, serta mampu mengoptimalkan pengelolaan wakaf secara produktif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Aceh.

08/04/2026 | Kontributor: Wahyu Abadi

Berita Terbaru

BMK Simeulue Berikan Santunan Bagi 1000 Anak Yatim Pada Peringatan Maulid Nabi Tingkat Kabupaten
BMK Simeulue Berikan Santunan Bagi 1000 Anak Yatim Pada Peringatan Maulid Nabi Tingkat Kabupaten
Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut serta berpartisipasi pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Simeulue, Rabu 9 Oktober 2024 di lapangan pendopo Bupati Simeulue. Acara peringatan maulid tersebut mengundang Ustadz Umar Ismail dari Banda Aceh untuk menyampaikan tausyiah seputar keteladanan Nabi Muhammad SAW. Pada momen tersebut Baitul Mal Kabupaten Simeulue memberikan santunan kepada 1000 anak yatim se-Kabupaten Simeulue yang diserahkan secara simbolis oleh Pj Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi, SE, MM kepada 250 perwakilan anak yatim dari 10 Kecamatan. Pj Bupati Simeulue mengatakan bahwa peringatan event keagamaan tersebut bertepatan dengan HUT ke-25 Tahun Kabupaten Simeulue. Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menyiapkan 25 Kuah Beulangong untuk menjamu para tamu undangan serta masyarakat Kabupaten Simeulue.“Kita juga menjamu 250 anak yatim serta menyantuni 1000 anak yatim melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Semoga kegiatan ini mendapat berkah sehingga Simeulue semakin maju dan jaya”, katanya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi mengatakan bahwa pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal kepada anak yatim yang ada di Kabupaten Simeulue.“Ini merupakan bagian dari tugas kita untuk memperhatikan mereka (anak yatim) sebagaimana ajaran agama kita bahwa anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama. Alhamdulillah program ini menjadi kegiatan rutin tahunan di Baitul Mal Kabupaten Simeulue”, jelasnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para Muzakki (mereka yang berzakat) dan Munfiq (mereka yang berinfak)."terima kasih kepada para Muzakki dan Munfiq yang telah menunaikan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Kab. Simeulue. Semoga diberikan keberkahan harta serta dilipatgandakan oleh Allah SWT, aamiin". Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda, para Kepala SKPK, Badan dan Kantor, Para Camat, Kepala Desa, Organisasi Masyarakat,, serta berbagai lapisan masyarakat lainnya.
BERITA11/10/2024 | Wahyu Abadi
Pj. Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Simeulue sebesar Rp. 125 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
Pj. Bupati Simeulue Serahkan Bantuan Dari Baitul Mal Simeulue sebesar Rp. 125 Juta Untuk Korban Kebakaran Simpang Lima Sinabang
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Simpang Lima Sinabang pada Kamis 3 Oktober 2024. Bantuan sebesar Rp. 125 juta diserahkan secara simbolis oleh Pj. Bupati Simeulue Teuku Reza Pahlevi, SE, MM kepada para korban yang diterima oleh Kepala Desa Sinabang. Penyerahan bantuan tersebut didampingi Pj. Sekda Simeulue Dodi Juliardi Bas, S.STP, MM, Asisten II Setdakab Simeulue Deddi Erisma, SE, Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Mauluddin, S.Sos, Hendrayadi A. Md dan Sahrim Amin, S.Pd.I, Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH serta Camat Simeulue Timur Ali Afwan, SP. Pj Bupati Simeulue menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada korban musibah kebakaran serta terus berupaya melakukan yang terbaik agar kondisi para korban dapat segera pulih. Ia juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue dengan penyaluran santunan tersebut. "Alhamdulillah dari Baitul Mal Simeulue ada 125 juta, ini merupakan salah satu (bantuan) yang terbesar bersumber dari zakat dan infak para ASN, pengusaha dan masyarakat dalam Kabupaten Simeulue yang ditunaikan melalui Baitul Mal. Karena itu percayalah kepada Baitul Mal Simeulue sebagaimana hari ini bantuan dapat disalurkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang ditimpa musibah", kata Reza. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Simeulue yang akrab disapa Ampon Reza juga memberikan motivasi kepada korban."Saya mengajak kita untuk bangkit bersama dari peristiwa ini dan tidak berlarut dalam kesedihan, mari kita tatap masa depan yang lebih baik", tambahnya. Ketua Badan BMK Simeulue Supriadi juga berharap agar para korban diberikan kekuatan oleh Allah dalam menghadapi musibah tersebut."Semoga para korban diberikan kesabaran atas musibah yang terjadi. Allah tidak membebankan musibah melainkan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya" tutupnya. Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis 26 September lalu. Setidaknya 43 unit Ruko di kawasan Simpang Lima Sinabang rata dilalap si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kebakaran ini mengakibatkan 45 Kepala Keluarga (134 jiwa) kehilangan tempat berusaha/tempat tinggal. Berdasarkan keterangan Kalaksa BPBD Simeulue, Zulfadli, ST, M.AP estimasi kerugian materil akibat kebakaran tersebut mencapai Rp. 31 milyar. Sebagian besar korban kebakaran kini mengungsi di beberapa lokasi diantaranya Komplek Masjid Al-Falaq, Islamic Center serta rumah kaum kerabat dan keluarga terdekat. (WA) rekening-baitul-mal-baitul-mal-simeuluewakaf Baitul Mal Simeulue
BERITA03/10/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Lakukan Penyaluran Paket Kurban BAZNAS-Mitratel Tahun 2024
BMK Simeulue Lakukan Penyaluran Paket Kurban BAZNAS-Mitratel Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan penyaluran ratusan paket daging kurban di Desa Ujung Harapan, Kec. Simeulue Barat dan Desa Tanjung Raya, Kec. Teluk Dalam, Sabtu, 31 Agustus 2024. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara BAZNAS RI dengan PT. Daya Mitra Telekomunikasi tbk (Mitratel) dan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengurangan stunting bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan tema “Sebar Berkah di Wilayah Terluar Indonesia”. Program ini didasari oleh 3 hal, yaitu Keikhlasan, Pemerataan dan Berbagi Bersama. Daging kurban tersebut disalurkan langsung oleh Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue bersama dengan perwakilan PT. Mitratel tbk wilayah Sumbagut. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK, Mauluddin, S.Sos, Ali Masjonsa, S.Sos, Sahrim Amin, S.Pd.I dan Kepala Sekretariat BMK Simeulue Khairul Amin, SH beserta staf. Masyarakat juga terlihat sangat antusias menerima paket kurban yang diberikan oleh petugas. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait atas penyaluran daging kurban tersebut bagi masyarakat Kabupaten Simeulue. “Terima kasih kepada BAZNAS RI dan PT. Mitratel yang telah menjadikan Simeulue sebagai salah satu target penyaluran daging kurban tahun ini. Semoga program ini terus berlanjut kedepannya dan Simeulue tetap menjadi prioritas penyaluran program ini. Mudah-mudahan kerjasama ini terus terbangun dan program-program Baznas RI pun akan semakin banyak dirasakan manfaatnya oleh mustahik yang ada di Kabupaten Simeulue”, kata Supriadi. Sebagaimana diketahui, kurban merupakan ibadah sosial yang memiliki dimensi ekonomi, pemberdayaan dan pemerataan. Kurban tidak hanya sebagai bentuk ibadah personal yang dianjurkan bagi umat Islam, namun juga sebuah kontribusi dalam pemerataan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar Indonesia.
BERITA31/08/2024 | Wahyu Abadi
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Seminar Internasional 2ndAISZAWA 2024
Pimpinan BMK Simeulue Ikuti Seminar Internasional 2ndAISZAWA 2024
Ketua Badan BMK, Supriadi dan Keanggotaan Badan BMK, Sahrim Amin, S.Pd.I serta Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH mengikuti kegiatan Aceh International Seminar on Zakat and Wakaf (AISZAWA) tahun 2024. Seminar internasional tersebut berlangsung selama dua hari yakni 26-27 Agustus. Pada hari pertama dibuka oleh Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag di Landmark BSI Banda Aceh. Sementara hari kedua dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Dr Nazaruddin A. Wahid, MA di Gedung Teater Room FEBI UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut terlaksana atas inisiasi Baitul Mal Aceh (BMA) yang berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan sejak tahun lalu. Pada tahun ini, 2nd AISZAWA mengangkat tema 'Zakat dan Wakaf untuk Kemakmuran: Menyatukan Kesejahteraan Ekonomi dan Spritual'. Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Mohammad Haikal, ST., M.I.F.P dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mempelajari pola-pola yang dilakukan oleh lembaga filantropi di dunia untuk memaksimalkan potensi zakat dan wakaf. “Salah satu fokus utama kita adalah melihat bagaimana negara-negara lain, terutama dalam konteks pemberdayaan muallaf, telah berhasil memanfaatkan potensi zakat dan wakaf untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Haikal. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara ternama para pegiat filantropi dari luar maupun dalam negeri. Diantaranya, Muhsin Nor Paizin, Manager Akademi Zakat Pusat Pungutan Zakat – MAIWP, Kuala Lumpur Malaysia, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Ph.D, Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI, Datok Dr. Mohd Ghazali Md Noor, Secretary General World Zakat and Waqf Forum, serta beberapa pembicara lainnya. Seminar ini memberikan pengetahuan dasar terkait Manajemen Zakat dan Wakaf serta pemberdayaan Muallaf ditinjau dari berbagai aspek seperti regulasi, tatakelola, hingga contoh pengelolaannya di negara lain, dengan harapan agar dapat diterapkan khususnya di Aceh. Selain itu, kegiatan ini juga mengahasilkan sejumlah rekomendasi untuk diimplementasikan demi terselenggaranya pengelolaan zakat dan infak yang lebih baik. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Dekan FEBI UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Hafas Furqani, M.Ec. Acara tersebut turut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari para akademisi, perwakilan Lembaga Amil Zakat swasta, unsur Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), serta amil dari Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal dari 23 kabupaten/kota.
BERITA28/08/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Adakan Rapat Teknis Dengan Calon Penerima Rehab Rumah Tahun 2024
BMK Simeulue Adakan Rapat Teknis Dengan Calon Penerima Rehab Rumah Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengadakan rapat teknis Program Rehabiltasi Rumah Fakir dan Miskin Tahun 2024. Pertemuan tersebut menghadirkan para calon mustahik (penerima manfaat) program rehab rumah didampingi oleh Kepala Desanya. Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Senin, 19 Agustus 2024. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari dana infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini juga telah dilakukan tahun 2023 sebanyak 50 Unit yang terdapat di 10 Kecamatan. “Alhamdulillah, untuk tahun 2024 ini, ada sebanyak 81 unit rumah yang akan direhab dengan kategori rehab berat, sedang, dan ringan sesuai kondisi rumah penerima manfaat dan hasil validasi oleh tim BMK Simeulue”, katanya. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi berharap agar dana yang nantinya diberikan digunakan semaksimal mungkin untuk merehab rumah mustahik. “Dana ini nantinya akan dikelola oleh penerima manfaat, tentunya dengan pendampingan dan pengawasan dari Baitul Mal dan aparat Desa. Harapan kami agar dana ini benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan rehab rumah bapak/ibu. Jangan disalahgunakan untuk keperluan lain”, tambahnya. Pada kesempatan itu, turut diundang Dewan Pengawas BMK Simeulue, dalam hal ini dihadiri oleh Sekretaris Dewan Pengawas BMK Simeulue sekaligus Asisten I Setdakab Simeulue, Asludin, SE, M.Kes. Dalam arahannya, ia menyampaikan agar para Kepala Desa memberikan pendampingan dan pengawasan kepada mustahik. “kami juga berpesan kepada para Kepala Desa yang hadir untuk mendampingi dan mengawasi jalannya program ini agar tidak menjadi polemik dan berjalan dengan sebaik-baiknya”, kata Asludin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Hendrayadi, A,Md, dan Sahrim Amin, S.Pd.I, serta para Kasubbag Sekretariat BMK Simeulue.
BERITA19/08/2024 | Wahyu Abadi
Amil BMK Simeulue Ikuti Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan oleh BMA
Amil BMK Simeulue Ikuti Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan oleh BMA
Baitul Mal Aceh menggelar Pelatihan Jurnalistik Tahun 2024 di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu, (31/7) dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Amil untuk Menaikkan Citra Lembaga Filantropi". Dua orang Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut mengikuti Pelatihan tersebut, antara lain Titan Ardilla, SE selaku Kasubbag Perencanaan dan Publikasi serta Wahyu Abadi, SH, Tenaga Relawan BMK Simeulue. Kegiatan tersebut diikuti oleh masing-masing dua orang perwakilan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh dan dibuka langsung oleh Keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh, Dr. Abdul Rani. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa kemampuan jurnalistik harus dimiliki oleh amil agar informasi tersampaikan dengan baik. "Dasar seorang amil dalam menjalankan tugasnya, terutama yang terkait dengan jurnalisme dan humas di Baitul Mal yaitu At-taubah ayat 103 dan Al-Hujurat ayat 6 tadi. Karenanya, seorang amil harus memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni", jelasnya. Pelatihan tersebut terdiri dari empat sesi dengan empat narasumber. Sesi pertama disampaikan oleh T. Setia Budi, mantan Sekda Aceh yang saat ini sebagai salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Syariah (DPS) Baitul Mal Aceh. Ia memaparkan perihal ilmu komunikasi serta dampaknya yang signifikan terhadap lembaga atau instansi. Pembahasannya menitik beratkan bagaimana suatu informasi disampaikan secara efektif dan efisien sehingga mampu diterima dengan baik oleh khalayak umum. Sesi kedua diisi oleh Reza Munawir, salah seorang wartawan senior yang telah malang melintang di dunia jurnalisme. Ia mengupas teknik-teknik mengemas sebuah berita yang memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik. Selain itu, Reza juga menerangkan bagaimana proses kreatif pengambilan gambar dan video yang sering diterapkan oleh media massa pada umumnya. Setelah ishoma, dilanjutkan dengan sesi ketiga yang dipaparkan oleh Muarif Rahmat yang bekerja di Humas Dinas Perhubungan Provinsi Aceh. Arif menjelaskan mengenai manajemen pengelolaan media yang baik di sebuah lembaga agar tertata dengan rapi dan profesional. Ia juga memberikan beberapa contoh media sosial milik lembaga/instansi yang dapat dijadikan sebagai rujukan dalam memproduksi konten-konten di Baitul Mal Kabupaten/Kota kedepannya. Sementara itu, sesi terakhir diisi oleh Arif Arham, Kabag Pengumpulan Sekretariat Baitul Mal Aceh. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran website pada Baitul Mal dalam melayani masyarakat. Ia memberikan contoh bagaimana fitur-fitur yang ada di website Baitul Mal Aceh berusaha mengakomodir kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai Baitul Mal. Melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi terwujudnya tata kelola informasi yang baik di Lembaga Baitul Mal se-Aceh.
BERITA31/07/2024 | Wahyu Abadi
Ajak Masyarakat Berzakat, BMK Simeulue Lakukan Kampanye Sadar Zakat Melalui Mimbar Jum’at
Ajak Masyarakat Berzakat, BMK Simeulue Lakukan Kampanye Sadar Zakat Melalui Mimbar Jum’at
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue melaksanakan kegiatan kampanye sadar zakat melalui mimbar jum’at. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Jum’at, 26 Juli 2024. BMK Simeulue menggandeng para ulama, para da’i, penyuluh agama dan unsur kemenang yang bertindak sebagai Khatib Jum’at di 12 titik masjid dalam 10 Kecamatan. Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi mengatakan bahwa kampanye sadar zakat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue setiap tahunnya. “Insya Allah rutin kita lakukan setiap tahunnya, untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat akan kewajiban zakat. Untuk tahun 2024, ada dua tahap, ini tahap pertama dan masih ada satu tahap lagi. Sejak 2023, kampanye sadar zakat baik melalui safari jum’at maupun safari ramadhan sudah 4 (empat) kali kita laksanakan, dan alhamdulillah ada peningkatan penerimaan zakat dan infak kita”, kata Supriadi. Ia juga menyebut pentingnya kerja sama seluruh pihak agar gerakan sadar zakat ini semakin bergema dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami berharap adanya kolaborasi, baik itu para stakeholder, ulama, dai, para penyuluh agama, para tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan zakat. Sehingga, akan semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat terbantu baik itu para fakir dan miskin, anak yatim, lembaga pendidikan, masjid dan meunasah, para santri, mahasiswa, dan lainnya”, sambungnya. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan momentum Tahun Baru Islam 1446 H. BMK Simeulue mengusung judul khutbah “Kewajiban Berzakat dan Korelasinya dengan Momentum Hijrah Nabi SAW”. Momentum Hijrah Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai dengan hijrah secara fisik. Dalam konteks kekinian, hijrah dimaknai dengan perubahan sikap dan perbuatan seseorang agar semakin dekat dengan Rabb-Nya. Nabi dan Para sahabat dahulu berhijrah dari Makkah menuju Madinah dengan meninggalkan harta dan keluarganya sebagai bukti ketaatan kepada Allah SWT. Salah satu ungkapan ketaatan tersebut yakni mengikis kecintaan terhadap harta benda, dengan menunaikan zakat dan infak. Kontributor: Wahyu Abadi Beberapa Dokumentasi Kegiatan:
BERITA26/07/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Ikuti Rapat Teknis Penyaluran Kurban BAZNAS RI Tahun 2024
BMK Simeulue Ikuti Rapat Teknis Penyaluran Kurban BAZNAS RI Tahun 2024
Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue merupakan satu-satunya Kabupaten/Kota di Aceh yang menjadi sasaran Program Penyaluran Daging Kurban dari BAZNAS Republik Indonesia. Program Penyaluran Daging Kurban ini atas kerjasama antara BAZNAS dan PT Daya Mitra Telekomunikasi tbk (Mitratel) dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengurangan stunting dan dilaksanakan dalam rangka memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1445 H. Sebelumnya, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko telah menyerahkan secara simbolis dana kurban kepada BAZNAS, yang diterima oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, di Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Jumat, 14 Juni 2024). Penyaluran paket kurban tersebut direncanakan akan disalurkan pada bulan Agustus mendatang. Mengenai Teknis Pendistribusian, BAZNAS RI mengundang 25 Badan Amil Zakat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk hadir dalam rapat teknis secara daring/online melalui zoom meeting pada Rabu, 24 Juli 2024 Pukul 10.00 – 12.00 WIB. Pada Rapat teknis bersama BAZNAS, perwakilan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dihadiri langsung oleh Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Sahrim Amin, S.Pd dan Hendrayadi, A.Md, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH serta Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BAZNAS RI yang telah menjadikan Kabupaten Simeulue sebagai salah satu sasaran program penyaluran kurban tahun 2024. “Alhamdulillah, tahun ini Simeulue menjadi salah satu prioritas sebagai penerima program penyaluran kurban. Terima kasih kami ucapkan kepada BAZNAS RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Insya Allah kita akan terus bangun komunikasi agar program-program BAZNAS ini semakin banyak dirasakan oleh masyarakat Simeulue” ungkap Supriadi.
BERITA26/07/2024 | Wahyu Abadi
Lebih Dari 375 Anak Ikuti Program Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Lebih Dari 375 Anak Ikuti Program Sunat Massal Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue melaksanakan Program Sunat Massal bagi anak fakir dan miskin yang ada di Kabupaten Simeulue. Setidaknya ada 375 anak yang terdaftar dalam program ini dan masih ada penambahan di beberapa Kecamatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 15 titik Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) yang tersebar di 10 Kecamatan selama 4 hari, sejak tanggal 2-5 Juli 2024. Raut bahagia terlukis di wajah para peserta sunat massal menyambut kedatangan Amil BMK Simeulue di Puskesmas setempat. Beberapa terlihat sedikit cemas, namun berusaha ditenangkan oleh orang tuanya yang hadir mendampingi. Setelah penyampaian teknis pelaksanaan kegiatan, Amil BMK Simeulue, Kepala Puskesmas setempat, tim medis, para peserta sunat massal serta beberapa orang tua/wali pun berpose bersama. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyampaikan bahwa program sunat massal berjalan dengan baik sesuai harapan. “Alhamdulillah, berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Tentunya ini adalah buah kerjasama semua pihak. Karena itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Puskesmas, para tim medis, Pemerintah Desa, para orang tua/wali, khususnya para Amil BMK Simeulue sehingga kegiatan ini terselenggara dengan baik,” katanya. Supriadi juga mengungkapkan bahwa kegiatan sunat massal ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat setempat. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap kegiatan ini. Bahkan, mereka berharap agar sunat massal menjadi program tetap tahunan di BMK Simeulue. Hal senada juga disampaikan oleh para Kepala Puskesmas di setiap Kecamatan. Karenanya, kami juga mengajak para muzakki serta para aghniya untuk menunaikan zakatnya melalui BMK Simeulue sehingga kita bisa membantu keluarga fakir dan miskin yang ada di Kabupaten Simeulue, khususnya melalui program sunat massal ini di tahun-tahun berikutnya” tutup Supriadi. Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Teupah Barat, Marnita, S.ST., M.KM turut menyampaikan apresiasinya terhadap program sunat massal tersebut. “pertama sekali, terima kasih kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Kita sangat senang dikarenakan saudara-saudara kita dapat mengikutsertakan anaknya sebagai peserta khitan massal ini. Mengenai petugas, alat-alat dan juga obat-obatan sudah kita siapkan bahkan H-5 sebelum pelaksanaan kegiatan. Mungkin sedikit saja kendala, ada 1 atau 2 keluarga yang belum mengetahui informasi adanya kegiatan ini sehingga harus mendaftar dan dilaksanakan beberapa hari kemudian”, pungkasnya. Kegiatan dilakukan selama 4 hari yang terbagi kepada 2 tahap. Tahap satu terdiri dari Kecamatan Simeulue Timur (2 Puskesmas), Teupah Barat (1 Puskesmas), Salang (2 Puskesmas), Alafan (2 Puskesmas) dan Teluk Dalam (2 Puskesmas). Sedangkan tahap kedua terdiri dari Kecamatan Simeulue Tengah (1 Puskesmas), Simeulue Cut (1 Puskesmas), Teupah Selatan (2 Puskesmas), Teupah Tengah (1 Puskesmas) dan Simeulue Barat (1 Puskesmas). Selain sunat gratis, para peserta sunat massal juga diberikan uang saku sebagai bentuk dukungan dan perhatian dari BMK Simeulue. Kontributor: Wahyu Abadi Beberapa Dokumentasi Kegiatan:
BERITA04/07/2024 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Kegiatan Penguatan Lembaga Dan Upgrade Kompetensi SDM Amil
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Kegiatan Penguatan Lembaga Dan Upgrade Kompetensi SDM Amil
Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue mengikuti kegiatan penguatan lembaga dan upgrade kompetensi SDM amil yang diselenggarakan di Aula Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Sabtu, (29/06). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang terdiri dari Para Kasubbag Sekretariat BMK Simeulue, Tenaga Profesional BMK Simeulue serta Staf Sekretariat BMK Simeulue. Sementara itu sebagai pemateri yaitu Risky Aulia, S.Pd.I dan Riza Rahmi, MPRA selaku Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh. Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dan SDM Amil merupakan salah satu prioritas Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “kegiatan ini memang telah direncanakan sebelumnya sebagaimana telah terakomodir dalam DPA Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Momen ini bertepatan dengan keberadaan Bapak/Ibu dari Baitul Mal Aceh yang sedang bertugas di Kabupaten Simeulue. Oleh karena itu, kami mengambil kesempatan tersebut agar Bapak/Ibu dari BMA ini dapat membagikan ilmunya kepada Amil BMK Simeulue,” katanya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam arahannya mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dan kapasitas amil merupakan hal yang sangat penting bagi penguatan lembaga BMK Simeulue. “mari kita ikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin, bersama para pemateri kita memang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, terutama terkait dengan fundraising zakat. Kita berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas amil BMK Simeulue serta mampu memberikan feedback yang positif bagi instansi serta masyarakat Kabupaten Simeulue pada umumnya,” kata Supriadi. Dalam pemaparannya, Risky Aulia, S.Pd.I menyampaikan materi terkait dengan integritas amil. Ia menjelaskan beberapa prinsip dan syarat yang perlu dipenuhi oleh para amil seperti memahami fiqih terkait zakat, memiliki dedikasi yang kuat, amanah, transparansi dan profesional, menjaga kualitas ibadahnya, memiliki akhlak yang mulia, inovatif dan efisiensi serta memiliki kemampuan teknis lainnya. “Semua prinsip tersebut merupakan prinsip dasar yang harus dimiliki para amil agar mampu menjalankan tugas dengan baik. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa topik mengenai zakat ini jarang sekali dibahas oleh para pendakwah kita, bahkan ada penelitian yang membuktikan hal tersebut. Karena itu, seharusnya amil zakat menjadi corong dalam mensosialisasikan zakat, infak, wakaf serta harta agama lainnya,” katanya. Pada sesi lain, Riza Rahmi, MPRA dalam penyampainnya mengatakan bahwa fundraising zakat merupakan hal yang penting, namun seringkali diabaikan. “pada lembaga Amil Zakat resmi pemerintah seperti Baitul Mal, fundraising ini mungkin jarang mendapat perhatian kita. Akan tetapi sebagai amil, ini merupakan tugas dan tanggungjawab kita bagaimana memberikan pemahaman kepada calon muzakki serta mengajak mereka untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal. Tentunya setiap orang itu berbeda-beda pemahaman dan karakteristiknya sehingga berbeda pula penanganannya,” ucap Riza. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara pemateri dan peserta sosialisasi. Para peserta terlihat begitu antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber sesekali juga terdengar gelak tawa yang mencairkan suasana. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA29/06/2024 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Terima Zakat Perusahaan PT. Bank Aceh Syariah sebesar 500 Juta Rupiah
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Terima Zakat Perusahaan PT. Bank Aceh Syariah sebesar 500 Juta Rupiah
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menerima zakat perusahaan PT. Bank Aceh Syariah senilai Rp. 500.000.000. Zakat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala PT. Bank Aceh Syariah Cabang Sinabang kepada Pj. Bupati Simeulue yang didampingi oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Keanggotaan Badan BMK, Kepala Sekretariat dan para Kasubbag BMK Simeulue di Ruang Tamu Pendopo Bupati Simeulue, Jum’at, (21/6), Pukul 10.00 WIB. Kepala PT. Bank Aceh Syariah Cabang Sinabang, Feri Kurniawan mengatakan bahwa maksud kedatangan pihaknya yaitu untuk menyerahkan zakat perusahaan dari Bank Aceh Syariah kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “Pada kesempatan ini, kami hendak menyerahkan zakat perusahaan Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2023 sebesar Rp. 500.000.000,- kepada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Mudah-mudahan zakat tersebut dapat dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” kata Feri. Ia juga berharap kolaborasi antara Bank Aceh Syariah dan Pemerintah Daerah dapat terlaksana dengan baik sehingga memberikan dampak yang siginifikan terhadap kemajuan daerah. “Mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Simeulue, juga Baitul Mal Kabupaten Simeulue terus memberikan dukungan maupun saran dan masukan kepada kami sehingga kerja sama yang baik ini dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat simeulue,” sambungnya. Sementara itu, Pj. Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Pihak PT. Bank Aceh Syariah atas penyerahan zakat perusahaan tersebut. “Terima kasih kepada Bank Aceh Syariah yang telah menyerahkan zakat sebesar Rp. 500.000.000. Semoga zakat ini nantinya dapat dikelola dan disalurkan kepada yang berhak menerimanya sebagaimana ketentuan dan regulasi yang ada. Semoga dengan diserahkannya zakat ini dapat menjadi motivasi dan penumbuh semangat bagi para muzakki lainnya untuk menunaikan zakatnya melalui Baitul Mal,” kata Ahmadlyah. Ahmadlyah juga menjelaskan bahwa penyerahan zakat dari PT. Bank Aceh Syariah ini merupakan potret keindahan syariat Islam yang peduli kepada sesama serta tidak menghendaki adanya kemiskinan di tengah masyarakat. “Ada pemahaman di masyarakat bahwa seolah-olah Islam itu miskin. Padahal, seharusnya Islam itu tidak demikian jika kita mampu mengelola setiap potensi yang ada dengan baik. Salah satu buktinya adalah zakat yang diserahkan hari ini. Seandainya zakat yang diserahkan kepada fakir miskin, tidak hanya untuk yang sifatnya konsumtif tapi juga produktif, Insya Allah umat Islam akan bangkit dan banyak problem sosial akan terselesaikan,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap dengan adanya penyerahan zakat perusahaan ini dapat memotivasi para pemilik usaha yang ada di Kabupaten Simeulue untuk berzakat melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue. "Semoga momentum penyerahan zakat ini dapat menggugah kesadaran pemilik perusahaan atau badan usaha yang ada di Kabupaten Simeulue untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue sebagaimana amanat Pasal 102 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018", kata Supriadi. Tampak hadir pada kegiatan tersebut Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Alimas Jonsa, S.Sos, M.Si, dan Hendrayadi, A.Md, Kabag Humas dan Prokopim Setdakab Simeulue, Romaidon Darma, SE, M.Si, Ak, CA, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Ainun Mardiah, S.Si, Kasubbag Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T, serta Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE.
BERITA21/06/2024 | Wahyu Abadi
Empat Amil BMK Simeulue Ikuti Sertifikasi Amil Kompeten di Baznas RI
Empat Amil BMK Simeulue Ikuti Sertifikasi Amil Kompeten di Baznas RI
Empat Amil Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue mengikuti sertifikasi Amil Kompeten yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Jakarta, 10-14 Juni 2024. Pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi Amil Baznas Provinsi/Kabupaten/Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ) maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia. Adapun Empat Amil Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang turut serta dalam kegiatan tersebut yaitu Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Sahrim Amin, S.Pd, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH, serta Kasubbag. Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T. Achmad Sudrajat selaku Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional berharap para peserta dapat memahami dan mengaktualisasikan ilmu yang diberikan nantinya, demi terwujudnya profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. "Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa, tetapi merupakan upaya mulia untuk meningkatkan kompetensi amil zakat, agar kita dapat mengelola zakat dengan profesional dan akuntabel" katanya. Sementara itu, Kepala Pusdiklat Baznas RI, Sarniti menjelaskan pelatihan ini merupakan upaya dalam meningkatkan kompetensi amil sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku serta mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan. "Semoga pelatihan ini dapat menciptakan amil zakat yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan amanah sebagai pengelola zakat" kata Sarniti. Pada sertifikasi tersebut, peserta akan mempelajari dua skema, yakni Skema Pimpinan Baznas Daerah dan Skema Kualifikasi III Bidang Pengelolaan Zakat. Supriadi dan Khairul Amin, SH mengikuti Skema Pimpinan Baznas Daerah atau Sertifikasi Amil level 7. Sedangkan Sahrim Amin, S.Pd.I dan Rahmad Hidayat, S.Si.T mengikuti Skema Kualifikasi III Bidang Pengelolaan Zakat yang meliputi kegiatan utama yakni pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat, serta operasional. Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi mengatakan, sertifikasi amil level 7 lebih diutamakan untuk para pimpinan Baznas/Baitul Mal termasuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Baznas baik di tingkatan daerah sampai pusat. “Materinya lebih pada isu-isu strategis di antaranya merumuskan pengelolaan rencana kerja dan anggaran tahunan, mengevaluasi kinerja organisasi, menganalisa laporan keuangan organisasi, merencanakan kebutuhan SDM amil zakat” ujarnya. “Sertifikasi Amil sendiri pada dasarnya merupakan bentuk pengakuan terhadap kompetensi seorang amil yang dianggap profesional, sehingga amil yang sudah disertifikasi berarti kompetensinya sudah teruji dan dapat diakui. Selain itu juga merupakan amanah Peraturan Badan Amil Zakat Nasional RI Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Sertifikasi Amil Zakat dan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Bidang Pengelolaan Zakat” lanjut Supriadi. Ia juga menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga tujuan yang akan didapatkan dengan mengikuti kegiatan sertifikasi tersebut. Pertama, dengan mengikuti sertifikasi ini diharapkan akan semakin menguatkan pengetahuan dan kapasitas dalam pengelolaan zakat. Di mana ini akan sangat perlu bagi BMK Simeulue ke depan. Kedua, sertifikasi ini akan semakin menguatkan kompetensi yang dimiliki. Kita tahu bahwa seorang amil dianggap kompeten bila memiliki tiga aspek yaitu knowledge, skill dan attitude. Nah, kegiatan kali ini, semoga mampu meningkatkan ketiga hal tadi, yang sesuai standar kompetensi akan menaikan tingkat kompetensi dan kemampuan persoanal amil. “Ketiga, dengan mengikuti sertifikasi ini pula, akan menguatkan BMK Simeulue sebagai instrumen capacity building di BMK SIMEULUE untuk semakin memiliki kemampuan terdepan dalam menyiapkan SDM amil dan serta nadzhir yang berkualitas. BMK Simeulue dengan sendirinya akan punya portofolio yang cukup untuk memposisikan kualitas amil sebagai hal utama dalam pengembangan kelembagaan-nya” tutupnya. Supriadi juga berharap, dengan bertambahnya sertifikasi yang dimiliki, semoga semakin kuat kapasitas personal dalam pengelolaan zakat. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa pimpinan dan Amil BMK Simeulue berarti secara standar pengelolaan zakat telah sejajar dengan di level Baznas maupun LAZ seluruh Indonesia.
BERITA12/06/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Hadiri Rakor Evaluasi Capaian Kinerja SKPK terkait Keistimewaan dan Kesra Setdakab Simeulue
BMK Simeulue Hadiri Rakor Evaluasi Capaian Kinerja SKPK terkait Keistimewaan dan Kesra Setdakab Simeulue
Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue menghadiri Rapat Koordinasi Capaian Kinerja SKPK yang berkaitan dengan Bagian Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Simeulue. Rakor tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Simeulue, Asludin, SE, M. Kes, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Simeulue pada Selasa, (11/6). Rakor perdana yang diinisiasi oleh Bagian Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Simeulue juga dihadiri sejumlah perwakilan SKPK terkait. Pj Sekda Simeulue, Asludin, SE, M. Kes, dalam arahannya menyampaikan bahwa rakor tersebut bertujuan untuk membangun sinergi antar SKPK terutama yang berkaitan dengan data, informasi dan laporan dari Dinas terkait. "Apabila data atau laporan antara Kesra dan SKPK tidak singkron, maka pihak Provinsi yang nantinya meminta atau membutuhkan data dari Simeulue jadi kewalahan," kata Asludin. Ia juga berharap agar rakor tersebut terlaksana dengan baik dan berkesinambungan, sehingga semua data dari SKPK terkait dengan Bagian Kesra Setdakab Simeulue dapat terinventarisir dengan baik pula. Sementara itu, Ketua Badan BMK Simeulue yang diwakili oleh Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Hendrayadi, A.Md turut mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Bagian Keistimewaan dan Kesra Setdakab Simeulue. “Kami sangat mengapresiasi Bagian Keistimewaan dan Kesra atas terselenggaranya kegiatan ini. Sebagaimana yang kita ketahui, ini merupakan rakor perdana. Harapannya kegiatan ini menjadi wadah bagi SKPK terkait untuk menyatukan persepsi, sharing informasi, penguatan regulasi dan kelembagaan, serta banyak hal lainnya sehingga terwujudnya sinergitas antar instansi demi kemajuan daerah,” kata Hendrayadi. Turut hadir dalam kesempatan itu, Kabag Kesra Setdakab Simeulue, Perwakilan MPD Simeulue, MAA Simeulue, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Cabdin, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Syariat Islam, serta undangan lainnya.
BERITA11/06/2024 | Wahyu Abadi
Sambut Hari Lingkungan Hidup Se-dunia, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Giat Pembersihan Lingkungan Sekitar Kantor
Sambut Hari Lingkungan Hidup Se-dunia, Baitul Mal Kabupaten Simeulue Lakukan Giat Pembersihan Lingkungan Sekitar Kantor
Dalam rangka menyambut hari lingkungan hidup se-dunia, Baitul Mal Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekitar Kantor Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Simeulue, pada Jum’at (7/6). Kegiatan tersebut meliputi pembersihan rumput liar, pembersihan saluran air serta pembersihan sampah plastik. Pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Simeulue Nomor 1059 Tahun 2024 tentang Hari Lingkungan Hidup Se-dunia Tingkat Kabupaten Simeulue. Adapun tema Hari Lingkungan Hidup Se-dunia yang diusung adalah “Penyelesaian Krisis dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”. Hal ini sebagai sebagai pengingat sekaligus ajakan bahwa penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan. Selain itu juga harus mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas. Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Badan BMK Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Alimas Jonsa, S.Sos, M.Si, Hendrayadi, A.Md, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Ainun Mardhiah, S.Si, Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE, Kasubbag Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T, serta Tenaga Profesional dan Staf Sekretariat BMK Simeulue. rekening-baitul-mal-baitul-mal-simeuluewakaf Baitul Mal Simeulue
BERITA07/06/2024 | Wahyu Abadi
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan Ketua Baitul Mal Desa Dalam Kabupaten Simeulue
Ketua Badan BMK Simeulue Kukuhkan Ketua Baitul Mal Desa Dalam Kabupaten Simeulue
Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Simeulue, Supriadi mengukuhkan 53 Ketua Baitul Mal Desa di Aula Kantor Camat Simeulue Tengah, Kamis (6/6). Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari Dana Infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Dari 138 Desa yang ada di Kabupaten Simeulue, ada 31 Desa yang telah dikukuhkan pengurus Baitul Mal Desanya pada Tahun 2023 yang lalu. Dengan demikian, pada Tahun 2024, ada 107 Desa yang akan kukuhkan. Pada tahap pertama ini, ada 53 Desa yang terdiri dari 5 Kecamatan yaitu Simeulue Tengah, Teluk Dalam, Simeulue Cut, Salang dan Alafan yang dipusatkan di Kecamatan Simeulue Tengah. Selanjutnya, masih ada dua tahap Pengukuhan Pengurus Baitul Mal Desa yang direncakan dilaksanakan di Kecamatan Teupah Tengah dan Kecamatan Simeulue Barat. Adapun di Kecamatan Teupah Tengah akan diikuti oleh 40 Desa, terdiri dari 4 Kecamatan, yaitu Teupah Tengah, Teupah Barat, Simeulue Timur dan Teupah Selatan. Sementara di Kecamatan Simeulue Barat nantinya akan diikuti oleh 14 Desa yang ada di Kecamatan Simeulue Barat. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam sambutannya menyebutkan sejumlah tugas yang akan diemban oleh Pengurus Baitul Mal Desa.“Baitul Mal Desa yang kita kukuhkan hari ini memiliki tugas-tugas penting diantaranya mengelola zakat fitrah, zakal mal dan harta agama, menginventarisir mustahik dan muzakki, melaksanakan pendataan harta wakaf dan harta agama lainnya, melaksanakan pendataan harta anak yatim dan walinya, menjadi wali sementara serta menyampaikan laporan kepada Baitul Mal Kabupaten. Hal ini sebagaimana amanah Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021” kata Supriadi. Sementara itu, Camat Simeulue Tengah, Heru Mahdani, S.STP mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue berharap Baitul Mal Desa dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.“Kita berharap Pengurus Baitul Mal Desa yang dikukuhkan hari ini dapat menjalankan tugas sebaik mungkin demi terkumpulnya ZIWaH yang nantinya dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat” tutupnya. Selain pengukuhan Ketua Baitul Mal Desa, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Sosialisasi ZIWaH (Zakat, Infak, Wakaf dan Harta Keagamaan Lainnya) yang diikuti oleh Kepala Desa dan Ketua Baitul Mal Desa dari 53 Desa. Sosialisasi ini nantinya akan disampaikan oleh dua orang pemateri. Pada sesi pertama disampaikan oleh Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH dengan judul “Baitul Mal Gampong/Desa dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021 tentang Baitul Mal”. Sementara itu, sesi kedua disampaikan oleh Hendrayadi, A.Md selaku Keanggotaan Badan BMK Simeulue dengan judul “Peran ZIWaH sebagai Modal Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Gampong/Desa. Selain itu, juga terdapat sesi tanya jawab interaktif dengan peserta sosialisasi tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Alimas Jonsa, S.Sos, M.Si, dan Sahrim Amin, S.Pd, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Ainun Mardhiah, S.Si, Kasubbag Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T, Kasubbag Perencanaan dan Publikasi, Titan Afdilla, SE, serta Unsur Muspika dalam Kecamatan Simeulue Tengah.
BERITA06/06/2024 | Wahyu Abadi
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Hadiri Rakor Baitul Mal se-Aceh Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue Hadiri Rakor Baitul Mal se-Aceh Tahun 2024
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal se-Aceh yang diadakan oleh Baitul Mal Aceh (BMA) dengan tema "Sinergi Wujudkan Tata Kelola Baitul Mal yang Adaptif dan Kredibel". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, selama dua hari, tanggal 27-28 Mei 2024. Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Baitul Mal Aceh (BMA), Baitul Mal Kabupaten/Kota (BMK) se-Provinsi Aceh, SKPA, serta instansi vertikal terkait. Sementara itu, perwakilan Baitul Mal Kabupaten Simeulue dihadiri langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, Keanggotaan Badan BMK Simeulue, Mauluddin, S.Sos, Kepala Sekretariat BMK Simeulue, Khairul Amin, SH, serta Kasubbag Program dan Keuangan, Rahmad Hidayat, S.Si.T. Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Azwardi menyebut bahwa Baitul Mal berperan penting dalam mengatasi masalah sosial dan kemiskinan di Aceh. Karena itu, Baitul Mal perlu meningkatkan kinerjanya sehingga menjadi lebih baik, adaptif, dan kredibel. Dengan demikian, zakat yang dikumpulkan dapat disalurkan secara efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat Aceh. Mengacu pada jadwal Rakor tersebut, pada hari pertama, kegiatan diisi dengan penyampaian materi oleh beberapa narasumber diantaranya Ketua Dewan Pertimbangan Syariah (DPS) BMA, Prof. Dr. Alyasa' Abubakar, MA, Ketua Badan BMA, Muhammad Haikal, ST., MIFP, Kepala Sekretariat BMA, Amirullah, SE., M.Si., Ak, serta beberapa narasumber lain. Sedangkan pada hari kedua, kegiatan diisi dengan diskusi antar para peserta Rakor dalam rangka membahas berbagai isu-isu strategis terkait kelembagaan, pengumpulan, dan pemberdayaan zakat, infak, dan wakaf. Adapun beberapa poin penting yang diharapkan menjadi output dari Rakor tersebut seperti peningkatan kinerja Baitul Mal dalam pengelolaan zakat, infak, dan wakaf; penguatan sinergi antara BMA, BMK, SKPA, dan instansi vertikal terkait; optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan wakaf; peningkatan pemberdayaan mustahik melalui berbagai program dan kegiatan; serta peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan wakaf. Rakor Baitul Mal se-Aceh Tahun 2024 menghasilkan 12 (dua belas) resolusi sebagai berikut: Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BMA dan BMK sebagai lembaga keistimewaan dan kekhususan pada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui penyusunan regulasi turunan sesuai dengan amanat Qanun Nomor 3 Tahun 2021 tentang Baitul Mal; Memastikan ketersediaan dokumen perencanaan dan penganggaran zakat dan infak sesuai dengan amanat Qanun Nomor 3 Tahun 2021 tentang Baitul Mal; Memastikan ketersediaan informasi bagi masyarakat terkait pengelolaan ZIWaH dan pengawasan perwalian oleh Baitul Mal; Mendorong transformasi digital dalam peningkatan kualitas layanan kepada Muzakki/Munfiq yang mudah diakses, cepat dan responsif; Memfasilitasi lahirnya kebijakan Pemerintah Daerah dalam rangka optimalisasi pengumpulan zakat dan infak pada Kementerian atau Lembaga BUMN, BUMD dan Perusahaan; Menyusun pilot project atau skema co-branding BMA dan BMK dengan perusahaan dalam rangka pengumpulan dan penyaluran zakat dan infak; Menyusun program prioritas berasama BMA dan BMK terkait penyaluran zakat dan infak yang berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat; Melakukan advokasi terkait usulan pemisahan rekening penerimaan zakat dan infak serta penguatan dan penyeragaman tata kelola keuangan pada BMK; Menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan dan pengembangan ZIWaH serta Pengawasan Perwalian kepada DPS atau Dewan Pengawas paling sedikit dua kali dalam setahun untuk keperluan pengawasan; Menyusun dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengeloaan dan pengembangan ZIWaH dan pengawasan perwalian kepadan Gubernur/Bupati/Walikota dan DPS atau Dewan Pengawas setiap tahun paling lambat tiga bulan setelah tahun kegiatan berakhir; Mendorong penguatan SDM Amil melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas, kompetensi dan kesejahteraan amil di tingkat BMA dan BMK; dan Menyusun kode etik Amil dan memperkuat sistem pengadilan internal untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Baitul Mal. Acara ditutup langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Mohammad Haikal, ST, MIFP didampingi Keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh, Mukhlis Sya'ya, ST, Muh. Ikhsan, SE, M.Si, Ak, dan Khairina, ST serta dihadiri oleh perwakilan Baitul Mal Kabupaten/Kota se-Aceh. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA27/05/2024 | Wahyu Abadi
Ucapkan Dua Kalimat Syahadat, Satu Keluarga di Pulau Teupah Resmi Masuk Agama Islam
Ucapkan Dua Kalimat Syahadat, Satu Keluarga di Pulau Teupah Resmi Masuk Agama Islam
Bapak Sekhi dan keluarga yang merupakan warga Desa Pulau Teupah menyatakan diri untuk memeluk agama Islam. Bapak Sekhi beserta Istri dan tiga anaknya mengucapkan dua kalimat syahadat pada hari Jum’at, 10 Mei 2024 sekira Pukul 15.00 WIB di ruangan Masjid Al-Ashri, Desa Pulau Teupah, Kecamatan Teupah Barat, Kab. Simeulue. Ketika ditanya perihal niatnya untuk masuk agama Islam, Bapak Sekhi mengatakan bahwa keputusannya untuk memeluk agama Islam murni karena niatnya sendiri, bukan karena paksaan dari pihak lain. “Ya, memang ada niat untuk masuk Islam dan tidak ada paksaan dari siapapun” jawabnya. Prosesi pensyahadatan Bapak Sekhi beserta keluarga dibimbing oleh Ketua DPU Kecamatan Teupah Barat Bapak Saharmi. MD dan disaksikan oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi beserta Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Ali Masjonsa, S.Sos., M.Si, Sahrim Amin, S.Pd.I dan Hendrayadi, A.Md, Kasi PMD Kecamatan Teupah Barat M. Jakfar, S.Ag mewakili Camat Teupah Barat, Kepala Desa Pulau Teupah Ajuliansyah, para aparatur pemerintahan desa, Imam Chik serta masyarakat Desa Pulau Teupah. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue turut mengucapkan selamat kepada Bapak Sekhi dan keluarga yang telah memeluk agama Islam. “Kami ucapkan selamat kepada Bapak Sekhi beserta keluarga. Dengan dilakukannya ikrar syahadat berarti Bapak Sekhi beserta keluarga telah menjadi saudara kita seiman dan Insya Allah dihapuskan dosa-dosanya yang telah lalu. Ini merupakan suatu keutamaan yang tidak kami miliki. Karena itu, Bapak Bapak Sekhi beserta keluarga sangat beruntung” kata Supriadi. Sementara itu, Kasi PMD mewakili Camat Teupah Barat M. Jakfar, S.Ag menyampaikan kepada warga masyarakat Desa Pulau Teupah untuk membimbing Bapak Sekhi dan keluarga dalam menjalankan ajaran Islam. “Ini merupakan tugas kita bersama bapak-bapak dan ibu-ibu untuk mengajarkan dan pembimbing saudara kita (Bapak Sekhi beserta Keluarga) agar dapat menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim dengan baik” ucapnya. Ketua Badan BMK Kabupaten Simeulue, Supriadi juga menyampaikan bahwa pembinaan mualaf merupakan salah satu program yang akan dilaksanakan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Tahun 2024. “Insya Allah, kita juga akan melaksanakan pembinaan mualaf di Kabupaten Simeulue pada tahun ini tentunya juga atas kerjasama dengan para pihak seperti MPU, LPTQ, Kementerian Agama dan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah di Kabupaten Simeulue agar saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam dapat belajar agama Islam lebih baik. Baitul Mal Kabupaten Simeulue juga akan menyalurkan bantuan kepada LPTQ di masing-masing Kecamatan, dan salah satu fokus utamanya adalah untuk pembinaan muallaf, khususnya bimbingan bacaan Al-Qur'an dan praktek ibadah” tutupnya. Baitul Mal Kabupaten Simeulue juga memberikan sedikit bantuan dan perlengkapan untuk beribadah seperti mukena, sarung, peci, dan juga Alquran untuk dipelajari oleh Bapak Sekhi dan keluarga. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA10/05/2024 | Wahyu Abadi
BMK Simeulue Serahkan Bantuan BMA Kepada Korban Kebakaran Desa Suka Jaya
BMK Simeulue Serahkan Bantuan BMA Kepada Korban Kebakaran Desa Suka Jaya
Baitul Mal Kabupaten Simeulue menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Suka Jaya. Bantuan tersebut berasal dari Baitul Mal Aceh (BMA) diberikan kepada korban kebakaran yang terjadi pada tanggal 20 April 2024 lalu. Musibah tersebut menghanguskan setidaknya 4 unit ruko beserta isinya. Selain itu diketahui terdapat dua orang korban luka bakar dalam peristiwa tersebut. Bantuan dengan total Rp.14.000.000 disalurkan kepada 4 Kepala Keluarga yang diserahkan langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal kabupaten Simeulue, Supriadi dan didampingi oleh Edy Faizul Indraly selaku staf sekretariat BMK Simeulue. Dalam arahannya, Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue berharap agar bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban. "Adapun maksud kedatangan kami untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan amanah dari Baitul Mal Aceh kepada Bapak/Ibu korban musibah kebakaran beberapa waktu yang lalu. Semoga bermanfaat serta dapat sedikit meringankan beban Bapak/Ibu" kata Supriadi. Supriadi juga mengajak para korban kebakaran untuk senantiasa bersabar terhadap ketetapan Allah SWT. "Kami mengajak Bapak/Ibu untuk bersabar atas musibah yang terjadi. Allah tidak membebankan musibah melainkan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Semoga Allah memberikan ganti yang lebih baik" tutupnya. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA09/05/2024 | Wahyu Abadi
Pj. Bupati Simeulue Tutup Daurah Tahfidz Intensif BMK Simeulue Sekaligus Serahkan Secara Simbolis Zakat Senilai 3,2 Miliar
Pj. Bupati Simeulue Tutup Daurah Tahfidz Intensif BMK Simeulue Sekaligus Serahkan Secara Simbolis Zakat Senilai 3,2 Miliar
Pj. Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH resmi menutup Program Daurah Tahfidz Intensif Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Kamis, (4/4) di Ruangan Masjid Agung Tgk. Khalilullah Kabupaten Simeulue. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan penyerahan secara Simbolis Zakat kepada Fakir dan miskin senilai Rp. 3.250.000.000,- bagi 3.680 Mustahik (penerima manfaat). Selain itu, Bupati Simeulue juga menyerahkan Kado Spesial Yatim Dhuafa dari Bank Syariah Indonesia yang bekerja sama dengan BMK Simeulue. Pj. Bupati Simeulue dalam arahannya mendukung penuh ikhtiar yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang telah menginisiasi Daurah Tahfidz Intensif Ramadhan tersebut.“Apabila banyak penghafal Al-Qur’an di Kabupaten kita akan ada pasukan-pasukan ilahi yang menjadi penerang di Kabupaten Simeulue yang kita cintai ini. Kalau kita memiliki anak penghafal Al-Qur’an mereka akan meletakkan mahkota di kepala kita di akhirat nanti. Oleh karena itu mari kita terus mensupport Baitul Mal Kabupaten Simeulue” kata Ahmadlyah. Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung selama 20 hari sejak 17 Maret 2024 sampai dengan 04 April 2024. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Daurah Tahfidz Intensif bersumber dari dana zakat senif fisabilillah pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. “Kegiatan Daurah Tahfizh Intensif ini diikuti oleh 31 orang peserta yang berasal dari keluarga fakir dan miskin di Kabupaten Simeulue dan Alhamdulillah ada beberapa orang peserta kita yang mengalami peningkatan hafalannya bahkan ada yang sudah 30 Juz” kata Supriadi. Ketua Badan BMK Simeulue juga memaparkan sejumlah program Baitul Mal Kabupaten Simeulue pada Tahun 2024, diantaranya Program Daurah Tahfidz Intensif Ramadhan, Program Penyaluran Zakat kepada Fakir dan Miskin, kemudian program Rehab Rumah Tidak Layak Huni bagi kaum dhuafa, Santunan Bagi 1000 Anak Yatim, Santunan Bagi Petugas Kebersihan dan Juru Parkir, Beasiswa Santri bagi Keluarga Miskin Dalam dan Luar Daerah, Beasiswa bagi Mahasiswa yang kuliah di Timur Tengah dan Negara Islam lainnya, Bantuan Operasional Bagi Masjid dan Meunasah di Kabupaten Simeulue serta beberapa program lainnya. “Karena itu kami mengajak kepada kita seluruh masyarakat maupun instansi vertikal yang ada di Kabupaten Simeulue untuk berzakat melalui Baitul Mal Kabupaten Simeulue agar manfaat dari zakat yang kita tunaikan dapat dirasakan oleh mereka yang berhak menerimanya serta pada akhirnya akan mempercepat pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Simeulue” tambahnya. Acara Pentupan Daurah juga dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama dengan para peserta Daurah serta masyarakat fakir dan miskin. Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Danlanal Simeulue, Dandim 0115 Simeulue, Kapolres Simeulue, Ketua MPD Simeulue, Kepala BSI Cabang Sinabang, Kabag Humas dan Prokopim, Pimpinan Ma'had ashabil Quran serta tamu undangan lainnya. Kontributor: Wahyu Abadi
BERITA04/04/2024 | Wahyu Abadi
Pemkab Simeulue Lakukan Giat Safari Ramadhan di 17 Masjid se-Kabupaten Simeulue
Pemkab Simeulue Lakukan Giat Safari Ramadhan di 17 Masjid se-Kabupaten Simeulue
Pemerintah Kabupaten Simeulue melakukan giat Safari Ramadhan pada Selasa, (2/4) yang di 17 Masjid yang tersebar di 10 Kecamatan. Adapun Tim Safari Ramadhan yang berjumlah 168 Orang terdiri dari unsur Forkopimda, Anggota DPRK, para Kepala SKPK, Ulama/Da'i, Tokoh Masyarakat serta Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Sebelumnya, Rombongan Tim Safari Ramadhan dilepas oleh Pj. Bupati Simeulue dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Marlian, S.IP di ruangan Masjid Baiturrahmah, Kota Sinabang, Pukul 14:00 WIB. Foto: suasana pelepasan Safari Ramadhan "Safari Ramadhan kita tahun ini atas kerja sama antara Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kabupaten Simeulue dengan Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Karena itu, marilah kita pererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat untuk berzakat sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Simeulue” kata Marlian. Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadhan tersebut bersumber dari dana infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue, juga sebagai ikhtiar dalam mengkampanyekan gerakan sadar zakat kepada masyarakat guna menggugah hati para Muzakki untuk berzakat dan berinfak melalui Baitul Mal. Foto: Laporan Ketua Baitul Mal Kegiatan safari diawali dengan buka puasa bersama Tim Safari Ramadhan dengan masyarakat setempat, shalat Maghrib berjamaah, kemudian shalat Isya, Tarawih serta Witir berjamaah, dilanjutkan dengan rangkaian acara Safari Ramadhan sekaligus kampanye sadar zakat oleh para Da'i dan Mubaligh. Pj. Bupati Simeulue, Ahmadiyah, SH yang berkesempatan menghadiri kegiatan tersebut di Masjid Babussalam, Kampung Air, Kec. Simeulue Tengah mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan ajang untuk bersilaturahmi dengan serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat. "Melalui momentum ini marilah kita mempererat tali persaudaraan diantara kita dengan tidak membeda-bedakan satu sama lain sehingga kita bisa menyongsong masa depan yang lebih baik" ucapnya. Foto: Pj. Bupati Simeulue memberikan tausyiah saat Safari di Masjid Babussalam, Kampung Air Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH didampingi oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi menyerahkan secara simbolis Zakat yang terdiri dari senif Fakir Uzur, Fakir, dan Miskin senilai Rp. 281.000.000. Zakat tersebut nantinya akan disalurkan kepada 318 Mustahik yang ada di Kecamatan Simeulue Tengah. Selain itu, Pj. Bupati Simeulue juga menyerahkan Kado Spesial Yatim Dhuafa dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang bekerja sama dengan Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
BERITA02/04/2024 | Wahyu Abadi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Simeulue.

Lihat Daftar Rekening →